Jakarta –
Read More : Neraca Dagang RI Surplus Lagi, Sudah 58 Bulan Berturut-turut!
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengatakan kegiatan perjudian online (judol) juga dilakukan oleh perwakilan masyarakat. Jumlah anggota parlemen yang bermain judol ternyata mencapai ribuan, mulai dari DPR RI hingga DPRD kabupaten/kota.
“Kalau profesi seperti Habibrokman, apakah perwakilan pusat dan daerah? Ya, ternyata jumlahnya lebih dari 1.000 orang,” kata Kepala PPATK Ivan Justibandana, Rabu (26) di Kompleks DPR RI. Juni 2024).
Ivan kemudian mengklarifikasi, selain anggota DPR dan DPRD, staf Sekretariat Jenderal masing-masing lembaga tersebut juga melakukan hal tersebut. Secara nasional, 63.000 transaksi perjudian online dilakukan di DPR, DPRD, dan Sekretariat Jenderal DPR/DPRD di seluruh Indonesia. Jumlah transaksinya mencapai ratusan miliar.
“Ini jumlah simpanannya, simpanan. Jadi kalau dilihat penjualannya ratusan miliar,” sambungnya.
Sementara itu, Ivan juga mengaku PPATK memiliki data lengkap siapa saja yang bermain anggota parlemen judi online. Data detailnya meliputi wilayah tempat terjadinya transaksi, tempat tinggal, tempat tinggal, nomor ponsel, bahkan tanggal lahir.
“Iya, di PPATK ada ribuan orang. Ada anggota DPR RI di sini, lalu DPRD, lalu Sekretariat Jenderal di sini dan beberapa sekretariat DPRD , ada pensiunan, ada profesional lain, ada produser, ibu rumah tangga, dokter, jurnalis, notaris, masing-masing (lembaga) menyebutkan namanya, Tempat Tinggal, Tempat Tinggal, Nomor Ponsel, Tanggal Lahir, Semua Berpartisipasi hanya jika MKD memanggil kami atau membuka di forum pribadi,” jelasnya.
Menanggapi pernyataan Ivan, Habi Brokman, Wakil Ketua Komite III dan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan DPR (MKD), meminta PPATK menyerahkan data anggota Dewan yang bermain judi online.
“Kalau anggota DPR periode ini, MKD berwenang mempertanyakan siapa pun, termasuk PPATK. Oleh karena itu, nanti kita akan bahas bagaimana tanggapan pimpinan MKD dan anggota MKD terhadap pembahasan hari ini. “MKD mempunyai kewenangan khusus terhadap anggota DPR periode ini,” tutupnya.
Lihat juga video: Pengakuan Seorang Bankir ATM yang Mencuri Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Pembelian Mobil
(Das/Das)