Jakarta –

Read More : Atlet Keluhkan Medali Olimpiade yang Langsung Rusak, Panitia Siap Retur

Wisatawan sebaiknya melakukan beberapa persiapan sebelum memutuskan untuk berlayar. Tidak ada yang rumit, tapi wisatawan harus tahu.

Saat menaiki kapal pesiar, pelancong harus memesan tiket kapal pesiar yang biasanya dijual secara online. Selain itu, kapal pesiar seringkali melakukan perjalanan lintas negara bahkan benua, sehingga wisatawan yang bepergian dengan kapal pesiar ke luar negeri harus memiliki dokumen paspor.

Wisatawan perlu mempersiapkan paspornya tepat waktu, karena waktu tunggu pendaftaran dan penerbitan paspor tidak singkat. Selain itu, pelancong harus menjaga paspor mereka masih berlaku setidaknya enam bulan sebelum keberangkatan.

Kapal pesiar seringkali berangkat ke beberapa negara, sehingga pelancong harus menyiapkan visa. Beberapa negara menawarkan visa kunjungan, visa turis, atau keringanan visa dengan ketentuan berbeda. Oleh karena itu, wisatawan sebaiknya mengecek peraturan negara asal di negara tujuan.

Wisatawan perlu memverifikasi tidak hanya visanya tetapi juga peraturan negara yang mereka kunjungi. Misalnya, ketika berkunjung atau singgah di Singapura, diperlukan formulir Imigrasi dan Bea Cukai (ICA). Selain itu, perlu dicatat bahwa beberapa negara, seperti Australia dan Selandia Baru, melarang makanan hewan.

Setelah menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, traveler dapat menyiapkan barang bawaannya. Siapkan pakaian untuk berbagai kebutuhan, seperti makan di restoran mewah, pakaian formal untuk pemotretan, pakaian santai untuk jalan-jalan dengan perahu, pakaian renang, pakaian olah raga, dan masih banyak lagi.

Jangan lupa bahwa pelancong harus membawa obat-obatan pribadi yang sulit ditemukan di kapal pesiar. Atau tongkat selfie, kacamata, topi, dll. Bagasi di kapal pesiar tidak melalui proses penimbangan yang ketat seperti di pesawat terbang, sehingga traveler bisa membawa bagasi lebih banyak dibandingkan saat liburan terbang.

Jika sudah siap melakukan perjalanan dan hari besar tiba, traveler sebaiknya tiba di pelabuhan beberapa jam sebelum keberangkatan. Dengan ratusan hingga ribuan penumpang kapal pesiar setiap lepas landas, proses boarding seringkali memakan waktu lama.

Kami menaiki Resorts World One dari Marina Bay, Singapura dan tiba di pelabuhan pada pukul 13.52 waktu setempat. Dan hampir dua jam sebelum menaiki kapal pada pukul 15.40. Saat ini, kami sedang dalam proses memulai kelompok prioritas. Jika tidak, proses boarding mungkin memakan waktu lebih lama.

Selama boarding, pelancong harus datang ke loket imigrasi untuk mendaftar dan memvalidasi paspor dan tiket perjalanannya. Berdasarkan pengalaman kami, setiap orang mewakili satu penumpang dalam grup saat menaiki pesawat untuk menghindari antrean.

Setelah menyelesaikan proses imigrasi di pelabuhan, traveler harus mengantri lagi untuk mendapatkan nomor boarding. Setelah mendapat nomor kamar, pemudik bisa masuk ke kamar untuk mengambil barang bawaan, membersihkan diri, dan berbaring sebentar.

Namun biasanya ada pelatihan keselamatan wajib bagi penumpang saat kapal mulai berlayar. Oleh karena itu, pemudik wajib melakukan pengecekan agar tidak melewatkan waktu konsultasi.

Lalu bagaimana proses boarding setelah turun? Penumpang harus turun pada waktu yang ditentukan, biasanya pada saat kapal turun di tujuan akhir. Di sana, jika kami melakukan pembelian apa pun di pesawat, kami antre untuk membayar.

Selain itu, penumpang harus melengkapi klaim bagasi penumpang. Khusus wisatawan asal Indonesia bisa mengisinya di ecd.beacukai.go.id. Tonton Video Kapal Pesiar Mewah Resorts World One (Mingguan/Mingguan)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *