Jakarta –
Read More : Begini Kabar Terbaru soal Bulog Diminta Caplok Produsen Beras Kamboja
Menteri Pertanian Amran Andi Suleiman mengusulkan tambahan anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) pada tahun 2025 yakni Rp 51,6 triliun. Pagu indikatif yang diberikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPENAS dan Menteri Keuangan totalnya sebesar Rp8,06 triliun.
Indikatif batas atas Kementerian Pertanian tahun 2025 tercermin dalam surat bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPENAS dan Menteri Keuangan B-201/D.8/PP.04.03/04/2024 dan S- 346/. . MK 02/2024 tanggal 5 April 2024
Dalam rapat staf dengan Komisi IV DRP RI, Kamis (20/6/2024), ia menyampaikan pagu indikatif tahun anggaran 2025 ditetapkan sebesar Rp8,06 triliun.
Pertama, Amran meminta tambahan anggaran untuk dialokasikan ke Kementerian Pertanian hingga 2015. Karena itu, dia meminta tambahan anggaran sebesar Rp 26,64 triliun.
Mengingat pagu indikatif tahun 2025 masih tergolong terbatas, maka Kementan mengajukan anggaran sebesar Rp26,64 triliun, setelah ditambah pagu indikatif sebesar Rp8 triliun maka total anggaran Kementan menjadi Rp34,7 triliun yang pada Pada tahun 2015, ia mengumumkan bahwa alokasi tersebut dapat dibatalkan.
Amran kemudian meminta tambahan anggaran sebesar Rp25 triliun untuk menghasilkan satu juta hektare (ha) sawah. Program ini merupakan misi atau impian presiden terpilih Pravo Subianto
Dalam pemaparannya, Kementan meminta tambahan anggaran sebesar Rp26,64 triliun, kemudian menambah Rp25 triliun untuk pencetakan areal padi, yang berarti Kementan meminta tambahan anggaran sebesar Rp51,6 triliun untuk tahun 2025.
โSelanjutnya Kementerian Pertanian juga memberikan kepada Presiden tambahan anggaran sebesar Rp 25 triliun untuk pembangunan sawah seluas 1 juta hektare. Artinya, total anggarannya sebesar Rp 59 triliun.โ
Tonton juga video: Jaksa Agung usulkan penambahan anggaran 2025 Rp 15,5 T di DPR.
(ada/punya budak)