Jakarta –

Read More : Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Kokoh di Puncak

Dibanderol Rp 110 jutaan, SUV Hyundai Exter memang tak begitu laris di India. Penjualan mobil tersebut mencapai ribuan setiap bulannya, namun jumlahnya masih tertinggal dibandingkan rivalnya seperti Tata Punch.

Berdasarkan laman Motoroids, pada Desember 2023 hingga Mei 2024, penjualan Hyundai Exter berkisar 7.000 hingga 8.000 unit per bulan, jika dibandingkan penjualan Tata Punch, terdapat perbedaan yang sangat jauh. Penjualan Tata Punch bisa mencapai 17.000 hingga 19.000 unit per bulan.

Ada beberapa penyebab Hyundai Exter kalah penjualan dibandingkan SUV buatan India. Pertama, dari segi desain, tampaknya desain Tata Punch secara keseluruhan akan lebih menarik di mata orang India. Meski berpenampilan modern namun desain ketat Hyundai Exter kurang sesuai dengan selera pasar India.

Apalagi dari segi performa, di atas kertas Hyundai Exter kalah bertenaga dibandingkan Tata Punch, mesin Exter mampu menghasilkan tenaga maksimal 82 bhp, sedangkan Punch mampu menghasilkan hingga 87 bhp.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah faktor keselamatan, karena Hyundai Exter belum lolos uji tabrak. Namun diketahui mobil ini berbasis platform yang sama dengan Hyundai Grand i10 Nios, sehingga Hyundai Grand i10 Nios sempat diuji secara kecelakaan dan hanya mendapat dua bintang dari lima. Tentu saja ini adalah pendapat konsumen.

Hyundai Exter punya keunggulan bagasi lebih besar (391 liter) dibandingkan Tata Punch (366 liter), konsumen di negeri Bollywood tak terlalu memperdulikan keunggulan tersebut.

Tata Punch juga mengatakan lebih cocok untuk pengemudi lanjut usia. Posisi duduk yang lebih tinggi dan bukaan pintu yang lebih lebar memudahkan keluar masuknya. Mobil ini juga dinilai lebih bertenaga dibandingkan rivalnya asal Korea Selatan. Tonton video “Uji Hyundai Stargazer X: Kemenangan dalam kenyamanan dan kecanggihan” (lua/rgr).

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *