Jakarta –
Read More : Hokkaido Catat Rekor Salju, Hampir 90% Pemain Ski Hilang
Kawasan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah pun menjadi trending di media sosial pagi ini. Hingga malam ini, jalan di peta online masih belum bisa dilalui, mulai dari kasus rental mobil.
Pantauan detikTravel, pada Sabtu (15 Juni 2024) terdapat tanda menyalip atau berhenti berwarna merah, tempat Google mengecek apakah jalan tersebut benar-benar ditutup atau tidak.
“Jalan ditutup – apakah jalan ini ditutup sekarang?” Dengan jawaban: ya, tidak atau tidak yakin. Ketika peta dipindahkan ke lokasi lain, kondisi jalan tidak akan sama, yaitu. H. tidak bisa dilewati.
Lihat tweet lainnya, juga di timeline Jadi tidak hanya satu nomor, dan netizen pun berkonspirasi.
Polisi telah menyita puluhan kendaraan palsu
Sebanyak 33 sepeda motor dan 6 mobil palsu disita dari tiga lokasi di Kabupaten Pati. Puluhan kendaraan disimpan di showroom kawasan Sukolilo.
Kendaraan tersebut diamankan Polda Jateng dan Polres Pati pada Rabu (6/12) lalu. Di salah satu lokasi, rumah Kunaraso warga Sukolilo Pati disita 23 unit sepeda motor dan 2 unit mobil. Rumah Kunraso seperti ruang pamer.
“Kami melakukan razia di Sukolilo dan sekitarnya, Tambachromo dan Trangkil. Di Sukolilo ada yang mirip showroom di rumah. Rata-rata hanya ada STNK saja. Dokumen lainnya masih diperiksa,” kata Kabidhumas. Kompol Satake Bayu di Polda Jateng di kantornya, Jumat (14/6).
Dia menjelaskan, penggerebekan dilakukan saat polisi sedang mencari buronan kasus pengeroyokan yang dialami bos rental mobil Jakarta di Sukolilo. Selain itu, polisi juga mendalami sejumlah kendaraan palsu di Sukolilo.
“Banyak kendaraan yang belum jadi bertebaran di media sosial. Cobalah untuk mencari dan memeriksa banyak rumah dan ‘ruang pamer’. Kendaraan roda dua dan enam mobil ada 33,” ujarnya.
Kendaraan tersebut saat ini berada di Mapolres Pati. Pernyataan pemilik masih diselidiki.
Terpisah, Kapolsek Sukolilo Sukililo AKP Sahlan mengungkapkan Kunaraso diduga menjual sepeda motor secara tidak resmi.
“Diangkut dari rumah Pak Kunarso, warga Sukolilo yang (secara tidak resmi) menjual sepeda motor pedotan,” jelas Sahlan saat dihubungi wartawan melalui telepon, Kamis (13/6).
“Tidak salah ada 23 sepeda motor dan 2 mobil. Gabungan Polsek, Polres, dan Polda Jateng,” lanjut Sahlan. Tonton video “Bertransaksi Kripto, Pengusaha Rental Mobil Ditangkap di Bali” (MSL/MSL).