Jakarta –

Read More :

Mie instan menjadi makanan pokok para pelancong yang bepergian ke luar negeri. Wisatawan ke negara Eropa ini mungkin tidak menemukan salah satu tipe paling populer saat ini.

Pasalnya Denmark telah menarik distribusi ramen instan dari Korea. Pasalnya, produk tersebut dinilai sangat pedas.

Beberapa rasa mie ramen yang ditarik kembali berasal dari perusahaan Korea Selatan Samyang. Pemerintah mengklaim kadar capsaicin di dalamnya bisa merugikan konsumen.

Mengutip BBC, Kamis (20/6/2024), tiga bumbu produk ramen Samyang langsung ditarik dari peredaran. Variannya adalah Buldak 3x Spicy & Hot Chicken, 2x Spicy & Hot Chicken, dan Hot Chicken.

Otoritas Keamanan Pangan Denmark mengeluarkan peringatan pada hari Selasa dan meminta konsumen untuk menghindari produk tersebut. Namun, Samyang mengatakan tidak ada masalah dengan kualitas makanannya.

“Kami memahami bahwa otoritas pangan Denmark menarik kembali produk tersebut, bukan karena masalah kualitas, namun karena rasanya pedas,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan tersebut menambahkan, “Produk ini diekspor ke seluruh dunia. Namun, ini adalah pertama kalinya produk tersebut ditarik kembali karena alasan ini.”

Tidak diketahui apakah ada insiden tertentu di Denmark yang menyebabkan pihak berwenang di sana mengambil tindakan untuk membatalkan keputusan tersebut.

Badan Obat dan Makanan Hewan Denmark menyatakan telah menentukan jumlah capsaicin dalam satu kemasan. Dikatakan sangat tinggi sehingga menimbulkan bahaya bagi pengguna racun.

“Jika Anda memiliki produk tersebut, buanglah atau kembalikan ke toko tempat pembeliannya,” kata pernyataan itu.

Pernyataan tersebut juga menekankan peringatan bagi anak-anak yang mungkin dirugikan oleh makanan pedas.

Pengumuman tersebut memicu diskusi hangat secara online dan mendapat banyak tanggapan antusias dari para pecinta makanan pedas. Banyak orang menyatakan bahwa orang Denmark tidak toleran terhadap rempah-rempah.

“Saya punya teman dari Denmark yang menganggap udang yang dilapisi tepung roti dengan cabai di atasnya terlalu pedas. Pantas saja mereka menganggap ramen ini beracun,” kata salah satu komentar yang paling disukai di forum tersebut.

Samyang menyatakan siap mempelajari peraturan di Denmark dan memberikan jawaban yang sesuai. Tampaknya mie ini belum ditarik kembali di negara mana pun, dan tidak ada peringatan keselamatan yang dikeluarkan.

Capsaicin adalah bahan kimia dalam cabai yang menghasilkan rasa pedas. Saat orang mengonsumsi cabai, capsaicin dilepaskan ke dalam air liur dan berikatan dengan reseptor di mulut.

Samyang adalah perusahaan makanan besar Korea Selatan yang mengklaim sebagai perusahaan pertama di negara tersebut yang membuat mie, pada tahun 1960an.

Tonton Video “Mitos atau Fakta Mie Instan” (msl/msl)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *