Jakarta-
Read More : Kemeriahan Hub Space Hari Terakhir: Bagi-bagi 195 Tiket Pesawat Gratis!
Kereta fast sleeper akan diluncurkan yang menghubungkan Hong Kong, Beijing dan Shanghai. Penumpang dapat tidur nyenyak di dalam kereta dan menghemat waktu perjalanan.
Kabar ini tentunya menjadi kabar baik bagi para traveller dan masyarakat. Pasalnya, kereta tidak hanya bisa digunakan untuk tidur selama perjalanan, tapi juga mampu mempersingkat waktu hampir setengahnya.
Melansir Travel and Tour World, Selasa (11/6/2024), peluncuran kereta tersebut akan dilakukan pada Sabtu (15/6/2024). Berkat kereta ini Anda bisa melakukan perjalanan dari Hong Kong ke Beijing hanya dalam waktu 12,5 jam. Dulu, perjalanan memakan waktu seharian penuh.
Operator kereta massal Hong Kong MTR Corp juga menjelaskan, perjalanan Hong Kong ke Shanghai yang biasanya memakan waktu 19,5 jam, kini menjadi 11 jam.
Inovasi tersebut diyakini menjadi langkah penting dalam mempererat hubungan Hong Kong dan Tiongkok.
Selain itu, format kereta tidur yang nyaman memungkinkan penumpang memaksimalkan waktu perjalanan dan tiba di tujuan dalam kondisi prima. Hal ini penting karena Tiongkok juga memiliki beragam tempat untuk dijelajahi
Namun, saat ini kereta beroperasi dengan jadwal terbatas. Artinya, dari hari Jumat hingga Senin.
Saat ini harga resminya belum dirilis. Namun harganya diperkirakan sekitar HKD 937 atau sekitar Rp 1,95 juta untuk Beijing dan HKD 682 atau Rp 1,42 juta untuk Shanghai.
Harga yang lebih tinggi akan memberikan pelayanan yang lebih mewah.
Meski terkesan cukup mahal dalam rupee, namun bepergian dengan kereta api tua dapat menghemat waktu dan biaya karena pemudik dapat menghemat biaya akomodasi. Tonton video “Wanita muda adalah faktor pendorong pertumbuhan pasar wiski Shanghai” (minggu/minggu)