Jakarta –

Read More : Sederet ‘Kado’ Lebaran buat Genjot Pertumbuhan

Pemain Jerman Joshua Kimmich mengkritik penilaian timnas. Ia menyebut penelitian tersebut bersifat diskriminatif karena mengacu pada warna kulit pemain.

Penelitian ini merupakan bagian dari film dokumenter jaringan televisi Jerman ARD yang berjudul ‘Persatuan dan Keadilan dan Keberagaman’. Penelitian dilakukan terhadap 1.304 responden secara acak.

Survei menunjukkan 21% di antaranya menginginkan lebih banyak pemain berkulit putih di timnas Jerman. Dari survei tersebut, 17% responden pun mengaku kecewa karena Ilkay Guendogan asal Turki menjadi kapten timnas.

“Siapa pun yang tumbuh dengan sepak bola tahu bahwa ini sama sekali tidak ada artinya. Sepak bola adalah contoh yang sangat baik tentang bagaimana Anda dapat menyatukan ras yang berbeda, warna kulit yang berbeda, dan agama yang berbeda,” kata Kimmich dalam konferensi pers di pemusatan latihan Jerman, seperti dilansir oleh ESPN.

“Begitulah tim kami. Saya akan merindukan banyak pemain jika mereka tidak ada. Ini adalah diskriminasi nyata dan tidak mendapat tempat di ruang ganti kami.”

Jerman sendiri akan menjadi tuan rumah Euro 2024 pada 15 Juni hingga 15 Juli. Dalam pemusatan latihan jelang Piala Eropa 2024, pelatih Jerman Julian Nagelsmann mengundang 27 pemain, termasuk enam pemain berkulit hitam.

“Ketika Anda berpikir kami akan menerima euro, meminta hal seperti itu tidak masuk akal jika tujuannya adalah untuk menyatukan seluruh negara,” kata Kimmich.

“Ini tentang mencapai hal-hal luar biasa bersama-sama. Sebagai sebuah tim, kami berusaha membuat semua orang di Jerman mendukung kami,” katanya. Tonton video “Dugaan Simbol Nazi Mirip di Jersey Timnas Jerman” (nds/bay)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *