Jakarta –
Read More : Ibrahimovic Yakin Pavlovic Sempurna Untuk Milan
Regulator internet di Tiongkok memiliki peraturan baru yang membatasi tampilan kekayaan di media sosial Regulator sebelumnya telah memblokir influencer dan selebritas karena konten palsu dan penghindaran pajak.
Melansir Fortune, Selasa (4 Juni 2024), regulator kini menyasar banyak selebritis yang melakukan presentasi berlebihan. Pekan lalu, beberapa influencer yang memposting tentang gaya hidup boros mereka diblokir di media sosial
Di antara pembuat konten yang menjadi sasaran adalah Wang Hongkanxing, alias Kim Kardashian dari Tiongkok, dan Baiyu Jiaji, alias Kim Kardashian dan Sister Abalone dari Tiongkok, untuk postingannya.
Menurut media yang didukung pemerintah, Global Times, hal ini mengikuti janji beberapa platform media sosial Tiongkok untuk menindak influencer yang berupaya merusak aset mereka. Media melaporkan bahwa Doyin, ByteDance versi TikTok, menghapus 4.701 konten tidak pantas dan menangguhkan 11 banding 1 akun.
Platform media sosial mirip Instagram, Jiahongsu, menutup 383 akun dalam dua minggu
Wang Hongkanxing, yang bernama asli Wang Hongquan, memiliki 4,4 juta pengikut di Doyin. China Daily melaporkan bahwa ada tujuh properti mewah yang mengesankan di Beijing.
Dalam sebuah wawancara TV, Wang mengatakan dia tidak memakai perhiasan dan pakaian yang harganya kurang dari 10 juta yuan ($1,4 juta). Akun Wang tidak lagi dapat ditemukan di Weibo, kata platform media sosial tersebut pada hari Senin.
Tiongkok meluncurkan kampanye untuk membersihkan internet pada tahun 2016, dan lembaga sensor menjalankan kampanye rutin untuk membersihkan media sosial, menargetkan influencer dan akun yang tidak menganut nilai-nilai sosial yang positif.
Regulator sebelumnya telah menetapkan bahwa influencer tidak boleh mendiskriminasi Partai Komunis Tiongkok atau budaya tradisional Tiongkok. Bahkan orang-orang berpengaruh pun tidak diperbolehkan mempromosikan kebiasaan makan yang boros atau menyebarkan rumor tentang perusahaan Tiongkok.
Menurut laporan di Financial Times, Administrasi Dunia Maya Tiongkok mengatakan pada bulan April lalu bahwa mereka akan menargetkan orang-orang berpengaruh yang dengan sengaja menampilkan gaya hidup yang baik. Bulan ini, platform media sosial seperti Doyin, Tencent, dan Xiaohongxu menargetkan orang-orang yang melebih-lebihkan aset mereka. (akd/jam)