Jakarta –
Read More : Hasil Autopsi Anak 6 Tahun Tewas usai Dipaksa Ayahnya Olahraga karena Dianggap Gemuk
Singapura telah menarik kembali bumbu kari India yang diimpor, Kari Ikan Everest Masala, dengan mengklaim bahwa campuran bumbu tersebut mengandung etilen oksida tingkat tinggi, sebuah pestisida yang dianggap tidak layak untuk dikonsumsi manusia.
Langkah ini merupakan respons terhadap pemberitahuan Pusat Keamanan Pangan Hong Kong yang menyoroti keberadaan etilen oksida pada tingkat yang melebihi batas yang diizinkan.
Sejak Kari Ikan Masala Everest diimpor ke Singapura, Badan Pangan Singapura (SFA) memerintahkan importir Sp Muthiah & Sons untuk menarik kembali produk tersebut.
Produk yang terpengaruh adalah buatan India dengan berat 50 gram dan memiliki tanggal kedaluwarsa September 2025. Saat ini penarikan kembali masih berlangsung.
Meskipun tidak ada bahaya langsung dari mengonsumsi makanan yang terkontaminasi etilen oksida tingkat rendah, paparan jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan, kata SFA, seperti dikutip CNA.
Oleh karena itu, dampak zat ini harus diminimalisir semaksimal mungkin, tambahnya. Tonton video “Kasus Flu Singapura Meningkat di RI, Ini yang Perlu Anda Ketahui.” (suc/naf)