Leverkusen –

Read More : Kala Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PM India Atas Dukungan Gabung BRICS

Xabi Alonso berhasil melatih Bayer Leverkusen musim ini. Diakuinya, pengalamannya melatih pelatih terbaik turut berperan dalam kesuksesannya.

Leverkusen akan melihat tren pada musim 2023/2024. Die Werkself menjadi juara Liga Jerman untuk pertama kalinya dengan rekor impresif.

Ya, Leverkusen mengangkat trofi Bundesliga dengan rekor tak terkalahkan sepanjang musim. Granit Xhaka cs meraih 28 kemenangan dan 6 pertandingan dengan total 90 poin, unggul 17 poin dari Stuttgart di bawahnya.

Bayer Leverkusen pun meraih trofi DFB Pokal tanpa terkalahkan lewat kemenangan 1-0 atas Kaiserslautern di final. Leverkusen bisa saja meraih treble, namun harus merelakan keunggulan 0-3 dari Atalanta di final Liga Europa.

Dua gelar domestik masih menjadi rekor luar biasa bagi Bayer Leverkusen dengan status tak tertandingi. Xabi Alonso pun mendapat pujian atas penampilannya musim ini sebagai pelatih Die Werkself.

Alonso mengatakan kesuksesan Bayer Leverkusen bukan hanya karena dirinya, tapi juga performa dan kerja keras para pemainnya. Ia pun bersyukur atas ilmu yang didapat dari para pelatih yang melatihnya semasa menjadi pemain.

Seperti diketahui, Alonso bermain di berbagai klub papan atas dan dilatih oleh pelatih-pelatih hebat. Misalnya Rafael Benitez di Liverpool, Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti (Real Madrid), Vicente Del Bosque (Timnas Spanyol), Pep Guardiola (Bayern Munich).

“Saya belajar banyak dari semua pelatih saya dan saya ubah menjadi kepribadian saya sebagai pelatih yang baru memulai. Rafa (Benitez) adalah sepak bola, taktik: bagaimana beradaptasi, bagaimana membantu, apa yang harus dilakukan,” kata Alonso kepada Movistar +.

“Pep (Guardiola) memberitahu Anda, ‘Kami akan bermain seperti ini dan inilah yang akan terjadi.’ Dalam hal ini, saya memilih kekuatan dan kecerdasan Mourinho dalam berkomunikasi.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *