Yogyakarta –
Read More : Barcelona Larang Oleh-oleh Norak dan Berbau Seks
Wilayah Khusus Indonesia (DIY) mengklaim mendukung Morrillet untuk dorongan yang sama dengan pemerintah Yogyakarta yang sederhana.
Phri Dry Prése Drranowo Ecyonus di Yogyakarta mengatakan bahwa jika dia sudah mengusulkan perusahaan serupa yang masuk dalam wawancara komandan sejak tahun sebelumnya.
“Faktanya, kami menyerahkan moral ke kota -kota Yogyakarta dan Sleman kepada penguasa tahun lalu,” katanya.
Menurut TV, seorang aktor untuk mencegah peluang hotel di Yogyakarta dan akun sebagai gangguan seperti Bantlon dan Gununckid.
“Jadi apa keseimbangan pekerjaan. Hotel di Pantoil Pro dan Gunung Kidul,” katanya.
Meskipun Phri Dy juga meminta moratori hotel untuk disertai oleh bukit kebutaan untuk membatasi difusi ilegal ilegal.
“Kami bertanya kepada kami bahwa ada rumah. Dia memegang rumah yang dijual setiap hari. Kami perlu membayar pajak dan kami juga harus membayar pajak,” kata Ayah.
Dia ingat bahwa akomodasi ilegal mampu melakukan intervensi secara sehat dan merusak regional asli (PAD) karena tidak dicatat secara resmi.
“Tentu saja nanti di kota Yogyakarta akan ada lebih dari sekadar rumah, kamar sehari -hari setiap hari,” katanya.
Selain munculnya Eddasia, suasana hati kebijakan Moraco dapat membantu kepadatan lalu lintas di jantung kota, terutama jika pendekatan terburuk.
Sebelumnya, pemerintah Yogyakarta mengatakan telah menempatkan anak muda moral atau sementara untuk memberikan izin filosofis (inti) (Core).
Walikota Yogyakarta Hasto Wardy di hotel hotel di lantai Pic Cork di Philosoftik, Maibyakta, di Istana Yogyakarta.
“Transfer ke teman ke manajer.
Tonton videonya “Nikmati tinggal dan berenang di Mandarik” (FEM / DDN)