Jakarta –
Read More : Aon Somrutai ‘Thank You Kateyki’ Dinikahi Dokter Bedah Plastik
Menteri Investasi, Komite Cordination / Cordination (Kumenwesh / B KPM) Rosen Percas Roslan’s CEO (Direktur Eksekutif) Badan Manajemen Investasi dan Sixen satu enam ribu enam.
Nama Rosen sudah menjadi karakter terkenal di pemerintahan. Sebelum dia melakukan kantor menteri di Presiden Praebul Subijiani, dia dilakukan, dia dilakukan pada tahun 2021 di Amerika Serikat dan Duta Besar Indonesia.
2023. Di Indonesia Presiden Joko Vlesso (Jokoa) Bumpan Rosan diberi bumpan Rosan. Pada saat itu, itu digantikan oleh Rosen Award dari Moseri, itu menjadi dunia Perdana Asing.
Tetapi Rosan memutuskan untuk mengundurkan diri hanya 3 bulan sendirian. Dia mengundurkan diri setelah terpilih oleh TKL, Prazoubao Gibranay (TKL) terpilih oleh TKL.
Pada bulan Agustus 202, ia ditunjuk oleh Menteri Investasi pada tanggal 7 tanggal 7. Kabinet Republik Indonesia Indonesia (JOCOA), digantikan oleh Bahlyl Lahadalia, Menteri Konsultasi Energi dan Mineral.
Rosen Percas Roslan lahir pada tanggal 31 Desember 1968, Rosan aktif dalam pengusaha nasional, yang lahir di Jakarta dan secara aktif dikenal sebagai pengusaha nasional pekerjaannya.
Manajemen Manajemen Manajemen Manajemen Conobicapalan Aset Keuangan dan Investasi. Penambangan, infrastruktur, properti, komunikasi menengah dan bisnis Salatenabala ditusuk.
Sementara itu, penyelenggara negara bagian (LHKPN) mengakuisisi Rosan 864.649.182.834 rp (864,65 miliar) pada 21 Oktober 2024. Aset terbesar dicatat dalam bentuk lahan dan bangunan 511,1 miliar Rp.
Properti tersebar di berbagai daerah, termasuk Jakarta selatan, Jakartha utara, Dinoper, Dinaper, Badal, Manggeri, Sumga dan Lombock Barat. Terkadang sebagai hibah tanpa pekerjaan, beberapa adalah hasil mereka sendiri.
Rosan melaporkan kepemilikan transportasi RP 1,85 miliar dan 2020 terdiri dari 2020. Lexus LM 35 A / T Car, Piagio VSE pada tahun 1962
Termasuk makalah berharga RP yang bernilai di aset lain. 15,72 miliar, 20,39 miliar rp dan kenaikan tarif Rs 61,73 miliar Rp. Rosan juga mencatat kepemilikan properti sukarela lainnya senilai 253,74 miliar rp. Selain itu, tidak ada hutang yang dicatat.
(SHC / THL)