Jakarta –

Read More : Hacker Acak-acak Sistem Perusahaan, Pintu Masuknya dari Chrome

Seruan tersebut terdengar di seluruh dunia: “Eyes on Rafah”. Angka delapan yang berarti “semua mata tertuju pada Rafah” ini bukan sekadar rangkaian kata-kata, namun juga merupakan seruan kemanusiaan menyikapi tragedi yang terjadi di Rafah, Gaza bagian selatan.

Pada tanggal 26 Mei, kebrutalan yang tak terbayangkan terjadi saat serangan di jalan raya. Udara menempatkan zona aman bagi pengungsi Palestina di Rafah. 50 warga Palestina tewas dalam serangan ini dan sayangnya banyak anak-anak yang menjadi korban.

Kejadian ini telah memicu kemarahan internet. Mereka langsung meneriakkan “semua mata tertuju pada Rafah” di media sosial. Kata-kata dan gambar berharap perhatian seluruh dunia akan berlanjutnya genosida.

“Hewan tidak mau menyerang korbannya yang sedang tidur di tempat penampungannya. Tapi z10n15 bisa melaksanakannya. Mereka telah mengebom para pengungsi yang sedang tidur di kamp pengungsi Rafah yang seharusnya menjadi zona aman. Mayatnya berserakan .Dikepung, dirusak, dibakar, banyak diantara mereka adalah anak-anak dan anak-anak, kalau” masih ada orang yang mendukung dan membiarkan kekejaman ini, mereka tak punya hati, tak pantas atas nama kemanusiaan, Yaa Robbana.. sekali. Mohon maaf sekali lagi karena tidak bisa membantu saudara-saudara disana😭” tulis @Hilmi28.

“Jangan diam dalam menghadapi kejahatan Israel. Kita harus berdiri bersama rakyat Palestina yang menuntut segera diakhirinya serangan terhadap Rafah. Dunia bangun! Buka matamu! Semua mata tertuju pada RAFAH. RAFAH SETIAP MATA TERLIHAT RAFAH. MATA DI RAFAH,” teriak @sastrowidodo_jk.

@Mia_Kyushu berkata: “Serangan Israel ke kamp pengungsi di Rafah, banyak warga Palestina yang dibakar hidup-hidup, anak-anak… Ya Tuhan, mereka menghancurkan hati kami 💔 semua mata tertuju pada RAFAH.”

“Semua mata tertuju pada RAFAH dan mulai sekarang saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak membeli produk apapun yang berhubungan dengan Israel. Melihat kepala anak dipenggal sungguh membuat dada saya sakit!!” kata @terfebyfeby.

@nabilaarftnns berkata @nabilaarftnns “Tuhan aku merasa bersalah tidur nyenyak sementara Rafah…

“Tolong, ini PBB dan negara-negara di dunia, tidak ada yang bisa menghentikan Israel. Mereka sudah mencapai akhir eksodus, tapi mereka terus diserang 😭😭😭😭 ALLES DI RAFAH,” kata @okkymaulana99.

Video “Rafah Diserang Israel, Warga Gaza Kini Mengungsi ke Khan Younis” (afr/afr)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *