Jakarta –

Read More : Cara Membedakan Nyeri Dada Akibat GERD VS Serangan Jantung

Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkees) meminta para peziarah untuk mengetahui penyebaran sindrom pernapasan di Timur Tengah. Sebelumnya, Kementerian Arab Saudi menerbitkan sembilan kasus Mors-Kov selama 1 Maret 2025.

Kasus ini sebagian besar ditemukan di wilayah Riyadh yang terdiri dari delapan orang dan pada orang lain di hujan es. Sebanyak enam kasus adalah petugas kesehatan, yang terinfeksi infeksi nosokomial dari pasien yang terinfeksi.

Berdasarkan laporan tersebut, dua Mers-Kov dinyatakan meninggal di Arab Saudi.

“Meskipun kasus Mars-Kov di Arab Saudi tinggi dan tidak dikendalikan, peziarah dan peziarah harus berhati-hati,” kata Makkah Dr Mohammed Imran pada hari Sabtu (5/17/2025).

MERS-COV adalah penyakit serius dari sistem pernapasan yang disebabkan oleh virus korona. Menyebarkan dari kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi dapat terjadi dengan kontak dekat dengan manusia, terutama dengan unta atau tetes pernapasan manusia.

Gejala dapat berkembang dalam kesulitan bernapas, batuk, demam, dan komplikasi yang lebih serius. Imran meminta para peziarah untuk dirawat segera oleh petugas medis.

“Foto dengan unta dan tidak menggunakan susu unta di ladang atau menggunakan produk unta olahan. Ini tidak akan dijamin dengan swatch iness,” katanya.

“Kami memohon kepada penyanyi untuk mengenakan topeng saat berada di tempat yang ramai. Berkurang dan membuat gaya hidup sehat, menyapu tangan Anda membersihkan tangan Anda sebelum dan sesudah kegiatan,” kata Imran. Lihat video “Gelombang Video 1 dari Indonesia

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *