Jakarta –
Hasil investasi di Indonesia pada tahun 2024 telah dibawa ke Presiden Prowawo Subarell, Menteri Investasi dan BKPA.
“Tujuan awalnya adalah bahwa RP adalah 1.650 triliun dan diserap sekitar 2.456.130 atau 34,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.”
52,2% atau RP dari luar Java. 895,4 triliun, dan merupakan peningkatan 22,5% dari tahun sebelumnya. Investasi di Java adalah 47,8% atau RP. 818,8 triliun.
52% Investasi Asing (PMA) (PMDN) adalah 52% atau RPD 900 triliun.
“Investasi luar negeri dalam investasi asing atau lokal, investasi asing cukup tinggi, 52,5% atau Rp 900,5 triliun
Investasi terbanyak menginvestasikan Jawa Barat, Jawa Timur Ketiga, Jawa Timur Ketiga, Provinsi Jawa Timur ke -4, empat Jawa Tengah dan empat Jawa Tengah dan sentimeter. Detail Jawa Barat 14.7% Java Timur 8.6% Java Timur 8.2% dan Banteen 6.2% dari Slawies Tengah 8.2%.
Rosan menjelaskan bahwa Hong Kong adalah $ 8,2 miliar dan 4,1 miliar, yaitu $ 4,1 miliar, dan 4,1 miliar.
Kontribusi yang dibuat oleh 2024 terbawah atau 407,8 juta atau RP 407,8. 67.1 triliun, RP (ACD / ACD), 50.1 triliun, minyak mineral dan gas