Jakarta –

Read More : 5 Penyebab Mobil Tersendat-sendat pada RPM Rendah

Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Apresiasi Upaya PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) Membantu Usaha Kecil dan Menengah Masuk Kelas Melalui Pusat Pelatihan Kewirausahaan Sampoerna ( SETC).

SETC bersama INOTEK baru-baru ini meluncurkan Program Akselerasi Pasar UKM dan Program Penyadapan Akses Global (SEMANGAT), yang bertujuan untuk membantu UKM memperluas akses pasar dengan mencapai pertumbuhan UKM. Program SEMANGAT mencakup lokakarya, pelatihan, pencocokan pemasaran dan kegiatan penjangkauan internasional.

Billy Mambrasar, Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Inovasi, Pendidikan dan Penjangkauan, mengatakan usaha kecil dan menengah merupakan pahlawan perekonomian negara pada saat krisis keuangan global tahun 2008.

“Yang menyelamatkan perekonomian Indonesia dari pertumbuhan yang berkelanjutan saat itu adalah kombinasi usaha kecil dan menengah. Kita punya pasar, kita punya supply dan demand. Yang penting pasarnya,” ujarnya. “Potensi ekspornya banyak dan internasional dan usaha menengah belum terpenuhi.” Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/5/2024).

Ia menekankan perlunya lebih meningkatkan kegiatan seperti pelatihan usaha kecil dan menengah, pertukaran tips dan trik, serta upaya membuka akses permodalan dan pasar untuk membantu usaha kecil dan menengah Indonesia berubah kelas dan menjadi eksportir.

Salah satu opsi ekspor, lanjut Billy, adalah ke Amerika Serikat, khususnya Arizona, importir produk UMKM terbesar Indonesia. Ia mengatakan, produk UMKM asal Indonesia yang diekspor ke Arizona berbahan dasar kertas, pakaian, dan tekstil.

“Eksportir dari Indonesia biasanya adalah para pelaku UMKM yang kemudian berpindah kelas. Misalnya pakaian dan tekstil sebagian besar berasal dari Jabar dan mereka bukan pemain besar melainkan usaha kecil dan menengah,” jelasnya.

Billy juga berharap pemerintah daerah terus membantu usaha kecil dan menengah di wilayah tersebut. Pasalnya, pemerintah daerah dan pemerintah mempunyai anggaran untuk membantu usaha kecil dan menengah. “Jangan sampai pihak swasta seperti Sampoerna terlalu antusias membantu usaha kecil dan menengah,” tambahnya.

Sementara itu, Deputi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang membidangi Pengembangan Teknologi Informasi dan Pelatihan Usaha, Ibu Kristina Agustina, mengatakan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah sangat mengapresiasi kerja sama antara INOTEK dan SETC yang selalu membantu. usaha kecil dan menengah, termasuk dengan meluncurkan SEMANGAT.

“Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah menyadari bahwa banyak langkah seperti itu yang perlu diterapkan secara konsisten bersamaan dengan upaya pemerintah untuk mengoptimalkan akses pasar bagi usaha kecil dan menengah,” ujarnya.

Ia meminta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah menyerukan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung partisipasi usaha kecil dan menengah dalam rantai pasokan global dan membantu pemulihan ekonomi negara.

“Kami berharap aksi ini dapat melahirkan inovasi strategi peningkatan kapasitas dan penguatan daya saing usaha kecil dan menengah agar siap menghadapi tantangan global,” imbuhnya.

(fdl/fdl)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *