Jakarta –
Read More : AC Milan Akhirnya Putus Rentetan Kekalahan
Kabosu si anjing dikenal sebagai simbol kripto Dogecoin dan meme global. Kabar yang kami dapatkan menunjukkan bahwa Kabos meninggal dalam tidurnya pada usia 18 tahun. Atsuko Sato, pemilik Kabosu, mengumumkan berita ini di situsnya.
“Saya tertidur jam 07.50,” kata Sato yang bersiap merayakan perpisahan Kabosu.
“Saat aku memperkosanya, dia mati dengan damai, seperti orang yang tertidur. Menurutku Kabo-chan adalah anjing paling bahagia di dunia, dan akulah yang paling bahagia.”
Mengutip NBCNews, Sato mengatakan kepada surat kabar Jepang Asahi Shimbun bahwa Kabosu adalah anjing yang dia selamatkan. Usia pasti Kabosu tidak diketahui, namun Sato mengungkapkan pada bulan Februari bahwa Kabosu berusia 18 tahun saat itu.
“Sejak Kabosu datang ke rumah saya, hal-hal ajaib telah terjadi secara rutin, yang telah meningkatkan kehidupan saya dan memberi saya harta karun momen yang tak tergantikan,” kata Sato kepada surat kabar tersebut.
Menurut Reuters, Kabos sendiri dikenal sebagai wajah Dogecoin. Dogecoin dirilis pada 6 Desember 2013. Namun, sejak CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk men-tweet tentang X pada tahun 2020, nilai token Dogecoin mulai meningkat. Sejak saat itu, Elon Musk terus mempromosikan Dogecoin yang membuat banyak orang menginginkannya. Saya juga pemilik merek ini.
Fakta menarik: Dogecoin meningkatkan nilai pasarnya sebesar 4 miliar dolar tahun lalu ketika Musk, yang akan mengambil alih Twitter pada tahun 2022, mengganti sementara logo burung biru dengan gambar Kavos. Musk kemudian mengubah akun Twitter-nya menjadi “X.”
Menurut data situs Coingecko.com, Dogecoin memiliki kapitalisasi pasar sekitar 23,6 miliar dolar AS atau Rp378,6 triliun, menjadikannya mata uang kripto terbesar kesembilan saat ini.
“Dampak yang ditimbulkan anjing yang satu ini terhadap dunia tidak dapat diukur,” kata Dogecoin di situs X pada hari Jumat.
Tonton video “Viral Shiba Inu Meme Inu Meninggal Karena Kanker” (Tanya/Pertanyaan)