Jakarta –
Read More : Once Mekel soal Pentingnya Membangun Jiwa dan Raga Anak-anak
Raja film B legendaris Roger Corman, yang menyutradarai dan memproduksi ratusan film klasik beranggaran rendah dan menemukan bintang industri masa depan seperti Jack Nicholson, Martin Scorsese, dan Robert De Niro, telah meninggal dunia. Dia meninggal pada usia 98 tahun.
Korman meninggal Kamis, 9 Mei, dikelilingi anggota keluarganya di rumahnya di kawasan Santa Monica, California, kata putrinya dalam pernyataan, seperti dikutip The Guardian.
“Film-filmnya revolusioner dan ikonoklastik, menyampaikan semangat zaman. Ketika ditanya bagaimana dia ingin dikenang, dia (Sarl) berkata, “Saya adalah seorang direktur,” kata keluarganya dalam sebuah pernyataan.
“Dia murah hati, terbuka dan baik kepada semua orang yang mengenalnya,” lanjut pernyataan itu.
Dalam karir yang berlangsung lebih dari 60 tahun, Corman mengembangkan gaya yang ringan dan ceria yang membuatnya dikenal sebagai raja film B. Film-filmnya terkenal dengan efek khusus berbiaya rendah dan judul yang menarik. Misalnya saja She Gods of Shark Reef (1958) dan Attack of the Crab Monsters (1957).
Meski demikian, ia memainkan peran penting dalam pengembangan bakat banyak sutradara terkenal James Cameron dan Martin Scorsese. Ini juga meluncurkan karir aktor seperti Peter Fonda, Robert De Niro dan Sandra Bullock. Betapa indahnya!
Corman lahir pada tanggal 5 April 1926, di Detroit, Michigan, dari pasangan Ann dan William, yang merupakan insinyur. Dia memiliki adik laki-laki Jean, seorang produser, yang telah bekerja sama dengannya di beberapa film.
Pada awalnya, Korman tampak mengikuti jejak ayahnya, lulus dari Universitas Stanford dengan gelar sarjana teknik industri. Tapi empat hari setelah pekerjaan pascasarjana pertamanya di US Electrical Motors di Los Angeles, Corman tahu dia ingin bekerja di film. Ia segera pergi ke 20th Century Fox dan mendapat pekerjaan sebagai kurir.
Corman memutuskan untuk meninggalkan Fox ketika dia tidak bisa mendapatkan pujian atas idenya untuk Gunslinger karya Gregory Peck. Dia segera mulai bekerja sendiri, membuat sembilan film setahun dan membuat lebih dari 400 film dalam karirnya.
Meski film-film tersebut dibuat dengan budget minim, bukan berarti pendapatannya juga minim ya, detikers. Faktanya, sebagian besar filmnya menghasilkan pendapatan berkali-kali lipat daripada biaya produksinya.
Tak boleh dianggap remeh, meski filmnya berbiaya rendah, Corman berhasil meraih Oscar. Pada Penghargaan Gubernur AMPAS yang pertama pada bulan November 2009, Ron Howard bahkan memberikan penghormatan kepadanya karena telah membawa perempuan dan memberi mereka peran yang lebih besar dalam kepemimpinan dan peran kreatif.
Posisi ini seharusnya menantang atau salah satu dari sedikit pintu terbuka yang melampaui usia, ras, dan gender.
Meskipun otoritasnya sangat besar dalam industri ini, Korman sangat sederhana.
“Saya tidak tahu apakah saya bisa mengatakan bahwa saya seorang seniman. Saya mencoba melakukan pekerjaan saya sebaik mungkin. Jika sesekali ada sesuatu yang melampaui keterampilan, itu bagus. Itu tidak sering terjadi.” Dia mengatakan dalam sebuah wawancara tahun 2011 “Berita sedih, Nenek Dante tidak ada lagi” (Puss/Puss) Tonton videonya.