Jakarta –

Read More : Warlok Jadi Prioritas Peserta Upacara HUT RI di IKN

Pemerintah Bali mengatakan bahwa tidak ada komunikasi resmi dengan hotel untuk memprivatisasi pantai hotel sejauh ini. Namun, pemerintah mengingatkan bahwa semua pengusaha wisata harus mematuhi peraturan garis pantai.

Pemerintah Provinsi Bali (Pemprov) memperkuat aturan wisatawan asing dan memeriksa hak akses hotel yang mendominasi akses daerah pesisir. Ini diungkapkan oleh Tjok Bagus Pemayun, Kepala Kantor Kota Bali.

Pemayun awalnya mengatakan bahwa ia akan mengatur informasi DO dan bukan wisatawan asing. “Pada bulan Maret, kami mulai mengganti Do dan no dan no dan no,” kata Pemayun Selasa setelah pertemuan penuh Parlemen Provinsi Bali (3.4.2025).

Pemerintah Provinsi Bali sebelumnya telah memenangkan 17 ribu DO, bukan selebaran, yang termasuk instruksi wisatawan asing selama Dewa Dewa pada Juni 2023.

Pemoching juga hotel data yang sampai ke pantai. Menurutnya, beberapa laporan menunjukkan bahwa perubahan lahan yang tidak pantas diperlukan, diperlukan reorganisasi.

“Ada beberapa lisensi yang perlu diperiksa oleh sistem OSS (transmisi online), yang terutama terkait dengan pengaturan pantai. Kami menekankan bahwa pantai dimiliki oleh komunitas paus,” kata Pemayun.

— Baca artikel selengkapnya di Detikal, tonton video “Video: Ratusan Pemandu Turis di Bali Keeps Demospond Online” (MSL/MSL)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *