Jakarta –
Read More : Babak I Selesai, Arsenal Ungguli MU 1-0
Kementerian Koperasi (Kemekope) meresmikan koperasi pengemudi (KOPI) di Indonesia. Di Indonesia, koperasi diciptakan dengan harapan menjamin kesejahteraan dan menyediakan ruang bagi 13 juta pengemudi.
Menteri Koperasi Buwe Ari Setiadi mengatakan Kopi akan menerima taksi sepeda motor online (Ozols) di masa depan. Namun, ia mengakui bahwa setiap pengemudi membutuhkan waktu untuk membuat peta di berbagai area transportasi.
.
Budy Ari menekankan, tidak perlu banyak koperasi yang dibentuk oleh pengemudi. Menurutnya, jumlah pengemudi yang merupakan anggota koperasi lebih penting untuk memastikan kesejahteraan pengemudi.
“Saya akan selalu memberi tahu teman -teman saya bahwa saya harus selalu memiliki seribu koperasi, tetapi para anggota adalah 10 ribu. Kerja sama adalah 10 atau 20 ribu. Kami memiliki 100 kerja sama, tetapi para anggota adalah 10 juta. Partisipasi.”
Dia berharap bahwa Kopdy akan dapat menjaga sektor transportasi dan logistik ke Indonesia emas pada tahun 2045.
Selain itu, Budy Ari menyimpulkan bahwa itu adalah platform untuk kerja sama timbal balik untuk meningkatkan kemakmuran timbal balik. Menurutnya, koperasi adalah bentuk ekonomi jalan tengah yang diadopsi oleh Indonesia.
“Bukan atau tidak, kita bukan sosialis, bukan kapitalis. Oleh karena itu, bukan Indonesia. Oleh karena itu, kita harus menjadi visi di tengah jalan, sesuai dengan identitas orang di Indonesia dan sebuah organisasi yang disebut kerja sama,” katanya. (Bunuh/Bunuh)