Jacqueta –
Read More : Jokowi Singgung Anggaran Stunting Jadi Pagar Puskesmas, Begini Langkah Menkes
Proyek diminati untuk investor di banyak negara di 3 juta rumah setiap tahun. Presiden Elvo Subabano, adik -adik dan saudari Hashim Zozadikumo mengatakan negara itu dipaksa untuk berinvestasi dalam proyek Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA).
Kepala kelompok kerja perumahan mengatakan pemerintah Qatar berkomitmen untuk pendanaan untuk penciptaan 3 hingga 5 juta unit perumahan. Meskipun diyakini bahwa Uni Emirat Arab adalah pendanaan untuk pembangunan 1 juta unit perumahan.
“Hanya negara Qatar. UEA telah berjanji untuk membangun 1 juta dan berpikir lebih jauh,” kata KTT Ekonomi Hashim Indonesia di Shangri La, Zakakarta, Rabu (2/21/21) pada tahun 2021.
Hashim mengatakan dia merencanakan pengusaha pemerintah dan Cina untuk berinvestasi dalam proyek. Dia mengatakan bahwa surat wasiat negara itu memiliki sinyal karena fakta bahwa sektor real estat China telah menurun.
“Saya pernah ke China tiga kali tahun ini dan pemerintah Cina, perusahaan konstruksi Cina ingin datang ke Indonesia. Mengapa? Karena sektor konstruksi Cina lemah. Mereka mencari pasar lain. Jadi kami datang ke waktu yang tepat,” katanya.
Untuk proyek 3 juta rumah ini, Hashim mengatakan akan dibangun dalam waktu 10 tahun. Ini berarti bahwa jika ada 3 juta rumah setiap tahun, akan ada 30 juta unit perumahan baru.
Proyek ini diyakini telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hashim mengatakan, menambahkan 2% hingga 2,5% dengan menambahkan.
“Kami menunjuk ke 10 tahun ke depan, 3 juta per tahun, itu berarti (akan ada) 30 juta unit. Ini akan mendorong pertumbuhan investasi untuk berinvestasi sekitar 2% hingga 2,5%,” katanya sebagai kesimpulan.
Sebelumnya dikutip oleh rincian, Hashim juga mengatakan bahwa beberapa negara ingin berpartisipasi dalam pembangunan 1 juta habitat di daerah perkotaan. Beberapa dari mereka adalah Qatar dan Cina.
“Gagasan kelompok kerja kami di sini adalah bahwa kami nantinya akan mengundang perusahaan dari China, Qatar, Abu Dhabi, Singapura dan Malaysia. Dan saya dapat melaporkan kesuksesan,” jelasnya pada hari Kamis (10/10/2024) dialog properti eksklusif di Grand Sahid Hotel.
Dalam pernyataan terpisah, ada dua negara di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), yang telah disiapkan untuk mendukung 3 juta program pengembangan rumah, seperti Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi.
Investor membutuhkan kontribusi karena proyek akan bertahan hingga 900 triliun rp.
“Dari kunjungan Abu Dhabi, mereka mengatakan bahwa kami siap untuk bergabung dengan satu juta. Arab Saudi juga satu juta,” kata Andia di Hotel Jakakarta pada hari Sabtu (1/3/21) Forum Rapimus Kadin 2021 (ALB).
Tonton Video: Hashim telah mengungkapkan nilai investasi Qatar untuk 1 juta rumah di RI
(Di sana/HNS)