Jakarta –

Read More : Tak Ada Toilet di Long Pink Beach Komodo, Banyak Turis Asing Mengeluh!

Kepala Nutrisi Nutrisi (BGN) pada hari Jumat untuk membuka suara dalam beberapa kasus toksisitas dalam program makan nutritius (MBG). Menurut lapangan, kasus keracunan yang disebabkan oleh masalah teknis telah terjadi.

Lapangan menjelaskan, beberapa orang yang terlibat dalam proses makanan tidak digunakan untuk menyediakan terlalu banyak makanan. Selain itu, banyak unit layanan gizi (SPPG) tidak pernah menyiapkan.

“Ini adalah hal teknis, ini harus disadari. Mengapa? Karena ketika saya mencoba, mereka yang sudah tua, karena mereka tidak bisa memasak,”

Oleh karena itu, Doman menyarankan Anda untuk ingin bergabung dengan program MBG dan menjadi SPPG untuk memulai dengan ukuran yang kecil. Ini untuk memastikan bahwa sumber makanan untuk MBG telah dibuat. Dandan juga menyebutkan jumlah katering yang menemukan hal yang tidak biasa untuk bergabung dengan mitra program MBG. Beberapa mobil dipanggil untuk melakukan tugas.

“Karena beberapa angka katering berusaha menemukan artikel yang tidak biasa ditemukan setiap hari. Misalnya, ada katering yang digunakan untuk melayani 1.000. Setelah bergabung dengan Omrregreng,” katanya.

“Karena mereka tidak pernah putus, lalu pencucian terakhir hingga 14 jam. Kami memiliki pengalaman, mengetahui tips dan trik.

Dadan mengakui bahwa program MBG masih harus dievaluasi oleh pemerintah. Dia mengatakan bahwa sesuatu dengan MBG terjadi setiap kali, ketiga langsungnya telah mencoba solusi.

“Terlalu banyak dievaluasi dan kami akan selalu mengevaluasi setiap hari. Setiap kejadian adalah bahwa ada sesuatu yang terjadi, kami sedang mengobrol langsung dan secara langsung diperbaiki,” pungkasnya. (ILY / ARA)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *