Jakarta –
Read More : Viral Gunung Menyerupai Anak Anjing di China
Bupati Blora Aruf Rohn mendorong jalan penulis Pramoedia nama Ananta untuk pelantikan nama nama itu. Awalnya, pelantikan akan diadakan pada abad Perjanjian di Festival Blora minggu ini.
Alasan Aruef bahwa partainya masih menulis aturan tentang keterikatan pada nama jalan.
“Kami benar -benar menarik aturan tentang janji temu jalan (Jalan Pramoedaa Ananta Toer) telah mencari rujukan di beberapa daerah lain yang sudah memiliki pemukiman lokal.” Arief menjelaskan ketika bertemu pada hari Kamis di Blora Creative Space atau GNI Bloras (2.06.2025).
Sekarang bekerja untuk membuatnya lebih sempurna. Tujuannya adalah bahwa nama Jalan Pramoedaa Ananta Toer semakin kuat.
“Tujuannya adalah untuk membiarkannya secara legal dan seterusnya menjadi lebih sempurna. Jadi kami akan memperbaikinya, kami akan menyelidiki kepatuhan yang mana dengan kebijakan tersebut,” jelasnya.
Ini menegaskan bahwa penyebab penundaan hanyalah masalah peraturan, tidak ada alasan lain.
“Jadi itu ditunda, itu hanya karena pemukiman belum siap, kami sedang mempersiapkan terlebih dahulu. Kami melakukan pemukiman dengan cara ini,” jelasnya.
Nama kodok Ananta Pramoedaa melekat pada kaki atau perbatasan Jalan Cendana-Gunandar antara desa Mlangssen dan desa Berani di distrik Blora di kaki Mr. Iskandar Blora. Jalan itu disebut Sido Makmur Blor untuk memasarkan orang -orang.
Panjang rute ini adalah 1,7 mil lebar 12 meter. Meskipun masih merupakan Grosok atau dilempari batu, penduduk setempat telah menggunakan jalan. Semua jalan menuju ladang sawah.
Tonton video “Video dari lusinan countertops Cepu Blora Burn Burn Perfect” (sym/sym)