Jarta –
Read More : Harga Samsung Galaxy Z Fold 5 dan Z Flip 5 Turun hingga Rp 3 Juta
Di antara direktur Peram Pulok, menteri menteri negara Erik Dohir membuat perubahan dan mendirikan Mayor Jenderal Ni Novi Helmi Helmi Prasetia sebagai Direktur Pelaksana Peram Pulok.
Keputusan itu dibuat pada mandat Menteri Ban, yang tertanggal 7 Februari 2025, yang mengakhiri masa jabatan Presiden Wahu Suparono sebagai presiden. Tidak hanya itu, Eric Hendra juga menunjuk Susando, yang diserahkan kepada direktur keuangan Peram Pulok, bukan Iriyanto Hudal.
“Peram Bullok berterima kasih kepada Wahu Subrono dan Dedikasi dan Dedikasi Iriyanto Hudal, dan menyambut kepemimpinan baru pada hari Sabtu (8/2/2025), direktur jenderal Niji Novi Helmi Prasitia dan -finance Hendra Susando.
Mayor Jenderal Ni Novi Helmi Prasteya, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten regional komandan TNI, kini telah diserahkan ke balon Peram. Hendra Susando sebelumnya adalah wakil presiden Dewan Sensor Tertinggi Indonesia.
Selain Dewan Direksi, Pulok Perum Supervisory Board SK: SK
Dalam catatan didigam, direktur umum PUM telah diubah beberapa kali dalam setahun terakhir. Wahu Subrono diangkat sebagai direktur presiden pada bulan September 2024, dan kemudian ia ditunjuk untuk menggantikan Batang Krisnamuri.
Ini berarti bahwa masa jabatan Wahiyu berlangsung selama lebih dari lima bulan. Masa jabatan Batang Krisnamurthy hanya sembilan bulan lagi.
Periksa videonya: Ubah dari balon ke MK