Jakarta –
Read More : Cek Biar Nggak Kena! 4 Modus Penipuan Catut Ditjen Pajak
Perusahaan kopi di Indonesia masih mengalami pengembangan. Operator bisnis harus memiliki inovasi yang terukur dan ekspansi berkelanjutan.
Respons terhadap perubahan pasar dan tren konsumsi Indonesia dengan pertumbuhan pasar kopi yang cepat, yang menjadi salah satu pemain terpenting dalam industri global. Menurut laporan analisis Redseer, pasar kopi Indonesia diperkirakan akan meningkat dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) dari 11% hingga 2030.
Ini muncul dengan sendirinya pada tren ini, kopi sebelumnya berfokus pada penyediaan produk kopi berkualitas tinggi, mulai terutama kopi klasik dan kopi depan hingga berbagai inovasi musiman dan kolaborasi yang dijahit secara khusus hingga kebutuhan konsumen.
CEO Coffee Vico Lomar terpengaruh, strategi perusahaan meliputi inovasi, keterlibatan masyarakat dan keunggulan operasional. “Untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, tidak hanya dalam kuantitas tetapi juga dalam kualitas pengalaman konsumen,” katanya dalam siaran pers yang ditulis pada hari Kamis (12/12/2024).
Sebagai perubahan inovatif dalam tren konsumsi kopi yang disebut pergerakan kopi gelombang ketiga, kopi sebelumnya ada di sini untuk menanggapi perubahan preferensi bagi komunitas perkotaan Indonesia yang semakin seperti dipanggang di luar rumah. Inisiatif ini adalah hasil dari gagasan cuaca, manajemen mitra dan karyawan East Ventures, bersama dengan Otten Coffee, salah satu perusahaan portofolio East Ventures, dengan visi untuk menghadirkan pengalaman kopi pribadi, premi, dan yang terjangkau.
Jika kepulauan telah dikaitkan dengan kopi sejak September 2024 sejak didirikan pada tahun 2018, kopi telah dengan cepat dikembangkan dengan membuka 217 toko dan mengatur 43 kota di Indonesia dan Singapura.
Ini terbukti dari tahun 2024, yang telah menjadi tonggak penting dengan ekspansi tertinggi dari Pandem Covid-19, yang menawarkan konsumen kesempatan untuk menikmati pengalaman bersosialisasi yang lebih masuk akal.
Dengan strategi ekspansi tiga -sken, kopi sebelumnya hadir di kota -kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Jog (Tier1), Modal Provinsi (Level 2), ke kota -kota besar lainnya di berbagai provinsi (Kelas 3) untuk memperluas batas penjualan mereka dalam seluruh Indonesia.
Upaya -upaya ini menunjukkan bahwa kopi sebelumnya akan menjangkau orang -orang di atas negara mapled untuk memperkuat hubungan kita dengan konsumen di berbagai daerah.
Perluasan ini terdiri dari 9 toko terkemuka, yang juga bertindak sebagai pusat sosial dan dirancang untuk menawarkan pengalaman unik dan tak terlupakan bagi konsumen. Output ini tersebar luas di Java-Bali, Sulawesi dan Kalimantan. Ada juga toko berukuran sedang yang dipasang secara strategis, memberi konsumen akses mudah dan nyaman. Menurut Indonesia, 111 toko diperluas. Direkam sejak 2024, Fore Cofee juga telah membuka 97 toko satelit yang memperkenalkan konsep Rake.
Tidak hanya itu, kopi sebelumnya juga memprioritaskan metode berkelanjutan dalam bisnis, dari penggunaan kemasan ramah lingkungan hingga kekuatan petani. Salah satu inisiatif terbaru adalah “Pak Tani Ngopi di Jakarta” untuk mendukung petani untuk Coffee West Java, salah satu kopi Chef Coffee, dengan pemasaran dan pengembangan, mencerminkan komitmennya terhadap pemberdayaan komunitas lokal dan keberlanjutan di setiap wilayah.
Berkolaborasi dengan para ahli untuk inovasi yang lebih baik dan operasi kopi, dengan dukungan dari kelompok penelitian dan pengembangan yang solid dan Barista yang berpengalaman, mewakili menu kualitas yang konsisten yang sejalan dengan rasa konsumen. Untuk memastikan standar yang konsisten untuk layanan dan kualitas produk, Fore Coffee menjalankan program pelatihan depan yang mencakup pelatihan intensif selama dua minggu dan tiga bulan pelatihan di tempat kerja untuk Barista.
Presentasi budaya kopi Indonesia di dunia sebagai bagian dari ekspansi global, kopi sebelumnya membuka outlet pertama di Singapura pada November 2023 di Bugis Junction. Dengan inovasi, teknologi, dan komitmen berkelanjutan, kopi sebelumnya optimis untuk memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri kopi global. Vico Lomar mengakhiri pernyataannya dengan kata -kata: Keberlanjutan adalah faktor kunci untuk memastikan keberhasilan jangka panjang di industri kopi.
“Kami percaya bahwa keberhasilan kopi sebelumnya di masa depan tidak hanya akan mengarah pada inovasi produk, tetapi juga kontribusi kami terhadap keberlanjutan lingkungan dan memperkuat komunitas kopi Indonesia,” katanya. (Wedge/wedge)