Jakarta – Salah satu karyawan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berharap untuk mengumpulkan cukup uang dari mengumpulkan uang di media sosial. Ini adalah hasil dari keputusan presiden Donald Trump AS (AS), yang memutuskan untuk mengeluarkan Amerika Serikat dari keanggotaan siapa.
Read More : Ini Perubahan yang Terjadi pada Otak Manusia saat Menua
Tentang spesifikasi siapa uang adalah untuk menangani sejumlah penyakit, terutama di negara -negara berkembang yang diperluas. Selain itu, AS sejauh ini telah menjadi kontribusi terbesar bagi siapa yang terdiri dari sekitar 30 persen.
Penggalangan dana di media sosial dari karyawan WHO, yang disebut “1 dolar, 1 dunia”, orang -orang di seluruh dunia meminta satu dolar kepada Badan Kesehatan PBB yang melawan penyakit kronis dan penyakit baru di seluruh dunia dan mengunggah foto diri mereka di media di dalam media sosial dengan jari telunjuk.
Tania Cernuschi adalah karyawan WHO, yang bekerja untuk staf yang telah bekerja selama 10 tahun untuk meningkatkan akses vaksin. Dia mengklaim dia memikirkan kampanye ketika dia tidak bisa tidur setelah pengumuman Trump keluar dari mereka.
“Saya merasa frustrasi, saya merasa kecewa,” kata Cernuschi dalam sebuah wawancara di markas PBB di Jenewa.
“Saya merasa gelisah dengan pengumuman itu, sama seperti orang lain,” katanya, dia mengatakan bahwa mengurangi uang akan mengklaim nyawa. Data siapa yang menunjukkan bahwa 1 miliar USD yang ingin dikumpulkannya, adalah tentang apa yang diberikan kepada Amerika Serikat, donor terbesar, rata -rata untuk semua dua anggaran tahun.
Hingga saat ini, Operation Cernuschi telah mengumpulkan sekitar USD 58.000, sebagian kecil dari target, karena diluncurkan minggu lalu. Banyak donor pertama adalah staf web senior, termasuk ahli epidemiologi Maria Van Kerkhove, yang merupakan salah satu wajah publik organisasi selama Covid, dan donor yang berlokasi di negara -negara kaya seperti Swiss dan Amerika Serikat.
Tren ini berarti kampanye ini dapat meningkatkan penggalangan dana dari pejabat PBB untuk melindungi upah dan program kerja mereka sendiri, kata penasihat kesehatan dunia Tina Purnat di sebuah blog.
Direktur -General Tedros Adhanom Ghebereyesus telah menyatakan dukungannya. “Saya bangga akan hal itu. Setiap karyawan mengatakan kami bagian dari jawabannya,” kata Reuters.
Cernuschi, seorang Italia 46 tahun yang telah bekerja di bidang kesehatan masyarakat selama 25 tahun, mengatakan orang -orang dari negara -negara kaya harus memberikan lebih banyak.
Hadiah lebih lanjut berasal dari Ukraina, India dan beberapa bagian Afrika.
Tonton video “Video Answer yang merupakan hasil ketika AS berasal dari keanggotaan” (NAF/KNA)