Jakarta –
Read More : Dieng Culture Festival dan Permintaan Unik Anak Rambut Gimbal
Gunung Ruang kembali meletus. Wilayah tujuh kota di wilayah Sulut terdampak abu.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan 7 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara (Sulut) terdampak abu vulkanik akibat letusan Gunung Ruang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) baru-baru ini. Ia mengimbau masyarakat mewaspadai dampak letusan gunung berapi tersebut.
Citra satelit terbaru BMKG pada pukul 09.00 WITA menunjukkan sebaran abu vulkanik di Kota Manado, Wilayah Minahasa Utara, Kota Bitung, Kota Tomohon, Wilayah Kepulauan Sitaro, Kabupaten Minahasa, dan Wilayah Minhasa Selatan, kata Kepala Badan Meteorologi. stasiun, Sam. Ratulangi Dhira Utama, Selasa (30/4/2024).
Dhira mengatakan, ketinggian letusan Gunung Ruang mencapai 10 kilometer. Hal ini berdasarkan pantauan citra satelit cuaca Himawari dan data RGB radar cuaca pada 30 April 2024 pukul 02.30 WITA-09.00 WITA.
Hal ini menunjukkan letusan Gunung Ruang mencapai ketinggian lebih dari 10 kilometer dan sebaran abu vulkanik sebagian besar bergeser ke arah barat, ujarnya.
Dhira juga menjelaskan situasi pergerakan angin yang membawa abu vulkanik letusan Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro hingga menyebar ke berbagai wilayah di Sulut.
Pergerakan angin berdasarkan analisis pengamatan udara pada tanggal 30 April 2024 pukul 08.00 WITA menunjukkan pada ketinggian 0-5.000 kaki bertiup dari timur ke tenggara, pada ketinggian 5.000-9.000 kaki dari tenggara, pada ketinggian 9000 – . 23.000 kaki dari timur ke selatan, 23.000-39.000 kaki dari timur laut ke timur,” jelas Deera.
Dira mengimbau warga mewaspadai bahaya abu vulkanik. Menurutnya, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan dan memakai masker jika terpaksa keluar rumah.
Sebelumnya diberitakan, Gunung Ruangi meletus pada Selasa (30/4 WITA) pukul 03.35 WITA. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) menaikkan status gunung berapi tersebut dari Level III (Peringatan) Lihat artikel selengkapnya di detikSulsel.