Jakarta –
Read More : Tak Lagi Dagang di Pinggir Jalan, Pak Tarno Akan Jualan di Toko
KPK telah meluncurkan Ahmad Raffi Resources dalam laporan LHKPN. Kegiatan Rafi Ahmad dicatat pada 1,03 triliun RP dan hutang 136 miliar RP.
Raffi Ahmad mengakui bahwa dia terkejut dan menemukan bahwa kekayaannya telah mencapai 1.033.996.390.568 rp. Raffi mengakui bahwa itu hanya didasarkan pada kata “cukup”.
“Demi kebaikan Allah, demi kebaikan Nabi, saya tidak pernah tahu, saya tidak pernah menghitung uang saya. Karena itu, saya tidak tahu (jumlahnya), ya, penting untuk membelinya, ya Cukup, “Ahmad dia mengenali FYP Trans7, Mampang, Jakarta Selatan, Senin, Senin (3/1/2025).
“Jadi ketika kemarin (dia keluar dan melihat), terkejut. Ada juga perasaan bangga, ada kaget. Ya, apa yang kamu inginkan, terima kasih Tuhan, hanya bersyukur,” lanjutnya.
Suami Nagita Slavina kembali memikirkan apa yang telah dia lakukan di dunia hiburan tahun 2000.
25 tahun di dunia hiburan, Raffi Ahmad telah memasuki dunia bisnis dalam beberapa tahun terakhir. Raffi menekankan bahwa dia sangat terbuka untuk siapa saja yang masih dicurigai kekayaannya.
“Saya tidak pernah menghitung uang itu. Misalnya, saya telah ditembak sejak usia 14 tahun sudah menembak, ketika kami cukup baik sekarang saya berusia 37 tahun saya melanjutkan, saya mencoba diuraikan sendirian,” kata Raffi Ahmad.
Pria yang merupakan utusan khusus Presiden di bidang dorongan kaum muda dan pekerja artistik membanjiri zaman kuno dari waktu ke waktu untuk menggambar opera sabun. Ada pekerjaan lain sebagai presenter.
“Saya tidak pernah menjadi hari produksi sehari. Alhamdulillah, diyakini bahwa beberapa televisi berusia lebih dari 10 tahun, saya pikir kilas balik masih opera sabun, opera sabun adalah dua, mereka selalu melanjutkan di tiga acara.
“Setelah itu, saya membeli uang, rumah sebelum harganya telah tumbuh sekarang. Jadi ya, itu berlanjut. Jadi saya tidak menutupi apa pun.
Ayah dari tiga anak bersyukur telah memberinya pengingat lain untuk tidak melihat dirinya sendiri. Rafi Ahmad mengatakan dia ingin menembak dan bekerja sejauh ini.
“Sejauh ini saya hanya melihat (detail propertinya) karena hubungan LHKPN. Terus menembak, jadi saya ingin menembak. Jika Anda memikirkannya, Anda ingin mundur, saya bisa. Tapi tidak, saya masih suka Tembak, saya ingin bekerja, saya suka bekerja, saya hidup sendiri, “akunya.
“Idenya hanya senang bisa bekerja, nanti kita dapat menikmati hasil kerja keras kita. Ketika saya melihat ini (lhkpn) Alhamdulillah, mereka tidak mahal. Uang itu selalu dibeli mobil, sepeda motor, tanah, rumah, rumah Tidak seperti berbelanja pakaian atau alas kaki, jadi itu terbentuk, saya melihat Refi Ahmad.