Jakarta –
Read More : Bukan Cuma di Dada, Nyeri di Bagian Tubuh Ini Juga Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung
Warna urin normal biasanya jernih berwarna kuning pucat. Namun, dalam beberapa kasus, warna urin dapat berubah. Kondisi ini mungkin karena jenis makanan yang dikonsumsi pada saat itu karena kesehatan tubuh.
Kutipan dari Mayo Clinic, berikut adalah beberapa warna yang dapat muncul dan alasan: 1. Merah
Merah atau merah muda yang muncul dari urin bukanlah tanda masalah kesehatan yang serius. Kondisi ini dapat disebabkan oleh makanan seperti bit, blackberry, rhubarb (jenis sayuran merah).
Adapun kesehatan, warna urin merah dapat disebabkan oleh adanya darah. Darah yang muncul dapat disebabkan oleh pertumbuhan prostat, tumor jinak dan batu atau kista ginjal. Beberapa jenis kanker, latihan fisik yang berat, obat -obatan juga dapat merangsang perdarahan.
Jika Anda mengalami kondisi ini, tidak ada salahnya memeriksa keadaan dokter yang andal. Jeruk
Urin oranye biasanya dipengaruhi oleh banyak jenis obat seperti fenazopyridine dan obat sembelit lainnya. Obat lain yang dapat mengubah urin, serta sulfasalazine untuk pembengkakan dan peradangan, serta beberapa jenis obat kemoterapi.
Selain obat -obatan, penggunaan vitamin A dan B12 juga dapat mengubah warna urin atau kuning dan tinggi.
Adapun masalah kesehatan, urin yang mengubah warnanya dalam oranye dapat menunjukkan masalah di saluran hati atau bilier, terutama jika pasien memiliki kursi yang cerah.
Dehidrasi juga bisa melakukan oranye urin. Biru atau hijau
Urin biru dapat disebabkan oleh keadaan langka hiperclassemia jinak. Ini adalah keadaan gangguan genetik yang langka ketika tubuh mengalami kesulitan menyerap triple sehingga urin dapat dibuat biru ketika terpapar udara.
Infeksi saluran kemih dapat disebabkan oleh bakteri spesifik untuk menggantikan hijau untuk urin. Contoh seperti bakteri Pseudomonas araginosa.
Selain masalah medis, perubahan urin ini juga dapat terjadi melalui obat -obatan tertentu. Beberapa dari mereka, seperti amitriptyline, simemidine dan trethrain.
Berikutnya: Urin Hitam
(AVK/NAF)