Ibukota Jakarta –
Read More : Begini Cara Baca Peugeot yang Benar, Bukan Pijet atau Piget
Mengutip Real Simple, ada beberapa barang yang tidak boleh dibawa ke dalam pesawat. Jika Anda memutuskan untuk membawanya, bersiaplah untuk diinterogasi oleh petugas dan keluarkan barang tersebut saat pemeriksaan di mesin rontgen bandara.
Untuk mencegah kejadian ini terjadi pada penumpang, barang-barang berikut tidak boleh dibawa ke dalam pesawat:
1. benda yang mudah terbakar
Dilarang keras membawa benda-benda yang mudah terbakar ke dalam pesawat, di dalam kabin, atau di dalam bagasi. Beberapa benda yang mudah terbakar antara lain kaleng aerosol, cat semprot, zat radioaktif, dan bahkan korek api.
2. Bahan kimia
Selain itu, dilarang membawa bahan kimia yang mudah terbakar ke dalam pesawat. Beberapa bahan kimia tersebut antara lain klorin, pemutih, pupuk, gas air mata, dan bahkan cairan pemantik api.
3. Senjata api, senjata tajam dan bahan peledak
Dilarang membawa senjata api, senjata tajam dan bahan peledak ke dalam pesawat. Langkah ini dilakukan untuk mencegah tindakan yang dapat membahayakan penumpang selama penerbangan.
Senjata tajam yang dilarang dibawa ke dalam pesawat antara lain pisau, silet, golok daging, pemecah es, dan gunting dengan panjang bilah lebih dari 4 cm.
Selain itu, ada senjata lain yang dilarang dibawa seperti anak panah, gendongan, semprotan merica, airsoft gun, dan senjata tiruan.
Sedangkan bahan peledak yang tidak diperbolehkan antara lain kembang api, suar, granat tangan, dinamit, dan bahan peledak palsu.
4. Minuman beralkohol tinggi
Membawa minuman beralkohol di dalam pesawat sebenarnya merupakan hal yang wajar. Namun penumpang tidak diperbolehkan membawa minuman beralkohol lebih dari 70%.
Beberapa minuman beralkohol termasuk Everclear, grain alkohol, wiski, vodka, absinth, dan rum tertentu memiliki lebih dari 140 bukti atau sekitar 70% ABV.
5. Makanan laut dan daging segar
Membawa makanan laut dan daging segar ke dalam kabin pesawat merupakan pelanggaran hukum. Oleh karena itu, penumpang dilarang keras membawa makanan laut dan daging segar seperti ikan, kepiting, udang, ayam segar, dan daging sapi.
Jika pengiriman diperlukan, pengiriman harus dilakukan melalui pengiriman. Jangan lupa untuk mengemasnya serapat dan seaman mungkin agar makanan laut dan daging segar tetap segar saat sampai.
6. Makanan kaleng
Makanan kaleng masuk dalam daftar larangan untuk dibawa ke dalam pesawat. Hal ini sesuai dengan peraturan Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) 3-1-1.
Makanan kaleng dilarang karena dianggap produk cair. Faktanya, tidak semua makanan kaleng mengandung produk cair.
Untuk itu, ada aturan khusus untuk makanan kaleng, mulai dari penyimpanan di bagasi jinjing atau bagasi terdaftar, dikemas seaman dan seaman mungkin serta berukuran tidak lebih dari 100 ml.
7. Bank daya
Penumpang diperbolehkan membawa charger cadangan saat menaiki pesawat. Namun, ada beberapa syarat yang membolehkan power bank dibawa.
Power bank yang Anda bawa tidak boleh melebihi 100 Wh atau 20.000 mAh. Jumlah pengisi daya cadangan yang Anda bawa tidak boleh lebih dari dua.
Oh iya, perangkat elektronik seperti smartphone atau tablet juga dilarang disambungkan ke power bank selama penerbangan. Jadi harus menggunakan port pengisian daya yang tersedia di setiap kursi penumpang.
8. Makanan memiliki bau yang menyengat
Dilarang membawa makanan dengan bau menyengat ke dalam pesawat seperti durian, terasi, keju dengan bau menyengat dan makanan sejenisnya. Meski demikian, detektif tetap bisa membawanya ke dalam kabin pesawat namun dalam jumlah terbatas.
Sebab tidak semua orang menyukai masakan dengan aroma yang kuat. Hal ini tentunya dapat mengganggu kenyamanan penumpang selama penerbangan.
Tonton video “Pesawat angkut militer Rusia jatuh tak lama setelah lepas landas” (sym/sym)