Jakarta –
Read More : Turis Inggris ke Roma Saat Perayaan Yubelium Diminta Ekstra Hati-hati
Popularitas negara Saint Lucia meningkat signifikan setelah sprinter putri Julien Alfred meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024. Di bawah ini adalah fakta tentang negara kepulauan Saint Lucia di Amerika.
Julien meraih emas nomor atletik 100m putri di Stade de France, Sabtu (3/8/2024) waktu setempat. Dia berlari 10,72 detik untuk menyelesaikan larinya.
Di luar dugaan, ia berhasil mengalahkan pesaing kuatnya dan mengalahkan sprinter Sha’Chari Richardson asal Amerika Serikat (AS). Sha mencatatkan waktu 10,87 detik dan menempati posisi kedua sehingga mendapat medali perak.
Sedangkan medali perunggu diraih Melissa Jefferson. Sprinter Amerika dengan hasil 10,92 detik.
Kemenangan Julien pun menjadi sejarah bagi St. Lucia. Ini adalah pertama kalinya Saint Lucia meraih medali di Olimpiade, dan menariknya, satu-satunya medali emas hanya ada di ajang bergengsi tersebut. Berikut tujuh fakta tentang St. Lucia
Saint Lucia adalah sebuah negara kepulauan di bagian timur Laut Karibia. Bagian dari Antillen Kecil di utara/timur laut Pulau Saint Vincent, barat laut Barbados, dan selatan Martinik.
Negara ini mencakup area seluas 617 km persegi, dengan perkiraan populasi 180.000 pada tahun 2018. Pulau vulkanik
St Lucia adalah bagian dari rangkaian pulau vulkanik yang dikenal sebagai Antilles Kecil. Namun, tidak ada ledakan yang lebih dahsyat di darat. Gunung berapi Saint Lucia La Soufriere terakhir meletus pada tahun 1766 dan sekarang dianggap tidak aktif.
Namun, geografi vulkanik dan aktivitas panas buminya tetap menjadi daya tarik utama wisatawan yang berkunjung ke St. Lucia, bersama dengan pantai dan langit birunya. Aktivitas vulkanik menyisakan sumber air panas alami dan sumber air lumpur.
St Lucia juga memiliki Pitons, sepasang gunung ikonik. Piton berjejer di pantai barat, dikelilingi oleh perairan tenang Laut Karibia. Di depan pulau di pantai timur, benua ini bertemu dengan Samudera Atlantik yang lebih lembab. 3. Geografi, flora dan fauna sedang berubah
Dengan panjang 43 kilometer dan lebar maksimal 23 kilometer, Saint Lucia memiliki bentang alam yang beragam. Pegunungan, hutan hujan lebat, pantai pasir vulkanik, dan terumbu karang.
St Lucia juga merupakan rumah bagi sejumlah burung. Burung nasional St. Lucia adalah burung beo St. Lucia (Amazona versicolor), salah satu dari lima spesies burung beo asli dan 157 spesies burung yang menghuni pulau tersebut. Selain itu, jenis kuncup bunganya berbeda-beda.
Laut di sekitar St Lucia adalah rumah bagi lumba-lumba, paus dan penyu belimbing, penyu, dan penyu hijau. Hewan lainnya beragam, termasuk agouti, luwak, opossum, kelelawar, babi hutan, ular, tombak St. Lucia dan kumbang St. Lucia, serta kumbang St. Lucia, serangga langka.
4. Pulau Iguana
Ibu kota dan kota terbesar di negara ini adalah Castries. Pada tahun 200, nama negara tersebut adalah Iuanalao. Maksudku seekor iguana. Sebelumnya, pulau ini dihuni oleh suku Arawak India.
Seratus tahun kemudian, pada tahun 800, kelompok Amerindian lain yang disebut Karibia menduduki wilayah tersebut dan menamakannya Bahanorra. Nama pulau ini baru muncul setelah kedatangan bangsa Eropa, pada awal abad ke-16.
Sejarawan percaya bahwa orang Eropa pertama kali datang ke pulau ini pada tahun 1500. Saat itu, negara-negara Eropa sedang mencari lahan baru. Namun, permusuhan Karibia dan kesehatan yang buruk menggagalkan upaya mereka. 5. Kedatangan dan kemudian kemerdekaan Perancis yang dikuasai Inggris
Pada tahun 1650, Perancis berhasil mendirikan pemukiman di sana. Kemudian, pada tahun 1660, perjanjian damai ditandatangani dengan rakyat Karibia. Mereka hidup bersama.
Inggris menduduki pulau itu dari tahun 1663 hingga 1667. Pertempuran berlanjut hingga Inggris dan Prancis menguasai pulau itu sebanyak tujuh kali. Hingga kemudian, pada tahun 1979, Saint Lucia merdeka. 6. Penduduk St.Lucia
Saint Lucia memiliki populasi sekitar 178.000 jiwa. Meski merupakan negara kecil dan mandiri, Saint Lucia kaya akan budaya.
Sebagian besar penduduknya adalah keturunan orang kulit hitam Afrika yang dibawa ke Saint Lucia sebagai budak selama berabad-abad kekuasaan Eropa.
Meskipun bahasa Inggris adalah bahasa resmi di Saint Lucia, sebagian besar penduduknya berbicara dengan dialek Prancis yang dikenal sebagai Kreol.
Setiap bulan Oktober, Saint Lucia merayakan Bulan Warisan Kreol. Festival ini menandai berakhirnya Festival Musim Panas Saint Lucia dan merupakan waktu bagi Saint Lucian untuk merayakan warisan mereka.7. Mendukung pariwisata dan pertanian
Perekonomian Saint Lucia terutama didasarkan pada pariwisata dan pertanian. Pulau ini penuh dengan wisatawan pada bulan Desember dan April, saat pulau ini paling kering dan suhu rata-rata harian adalah 25 hingga 27 derajat.
Januari hingga April adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi St. Lucia untuk mengamati ikan paus, namun di pulau tropis ini terdapat banyak satwa liar yang dapat dilihat sepanjang tahun.
Saint Lucia memiliki sejumlah pantai termasuk Pantai Grande Anse, Anse Chastanet dan Pantai Sugar. Tempat wisata alam lainnya antara lain gunung berapi La Soufriere dan Piton yang masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.
Selanjutnya Teluk Marigot, Taman Nasional Pulau Pigeon serta gunung kembar Gros Piton dan Piton Flor. Saksikan video “Persiapan Sebelum Berburu Suriz di Penanjakan Bromo” (fem/fem)