Jakarta –
Read More : Tottenham Vs Everton: Son 2 Gol, Spurs Menang Mudah 4-0
Laporan Cybernews baru-baru ini menemukan bahwa banyak aplikasi Android populer yang ‘berbahaya’ karena bisa mendapatkan izin lunak.
Peneliti keamanan cybernews memilih 50 aplikasi terpopuler di Google Play Store dan menganalisis file yang ditampilkan untuk menentukan kemampuan ‘berbahaya’ dari aplikasi yang diminta. Pengungkapan adalah kebijakan yang memberi tahu perangkat izin apa saja yang dapat diakses aplikasi.
โSecara total, mungkin ada 41 kemampuan ‘berbahaya’ yang dapat memengaruhi privasi pengguna atau fungsi dasar ponsel,โ kata Cybernews dalam laporannya, dilansir Forbes, Minggu (15/9/2024).
Cybernews mendefinisikan izin ‘berbahaya’ sebagai izin yang mengizinkan akses ke data atau program terbatas yang memengaruhi sistem pengguna dan data sensitif.
Dari 50 aplikasi yang dianalisis, Cybernews menemukan enam aplikasi berlisensi paling berbahaya. Yang pertama adalah MyJio, aplikasi hebat dari India, yang memiliki 29 fitur canggih termasuk lokasi, radio, kamera, mikrofon, kalender, dll.
WhatsApp berada di posisi kedua dengan 26 izin berbahaya, diikuti oleh aplikasi Truecaller yang meminta 24 izin berbahaya. Google Message dan WhatsApp Business berada di peringkat keempat dan meminta 23 izin berbahaya secara bersamaan.
Sebaliknya, game Among Us sama sekali tidak meminta kemampuan berbahaya. Game populer seperti Candy Crush Saga, 8 Ball Pool, dan lainnya juga meminta satu atau dua lisensi berbahaya. Namun, kapasitas yang lebih kecil tidak berarti aplikasi lebih aman.
Cybernews juga mengungkapkan sifat berbahaya dari izin yang diminta banyak aplikasi. Mereka menemukan bahwa 50 aplikasi teratas meminta pemberitahuan, dimana 47 aplikasi memintanya meskipun tampak normal, pengembang aplikasi dapat menggunakan kemampuan ini dengan cara yang tidak tepat.
โCara periklanan termudah, yang sering digunakan oleh perangkat lunak berbahaya, adalah menggunakan iklan yang tidak diinginkan, tautan phishing, atau bahkan informasi palsu kepada pengguna,โ kata peneliti keamanan Mantas Kasiliauskis.
Cybernews juga menemukan bahwa 33 dari 50 aplikasi meminta akses ke kamera dan rekaman audio, sementara 26 aplikasi meminta akses ke lokasi pengguna dan informasi kontak.
Apakah ini berarti pengguna harus menghapus enam aplikasi populer? Tentu saja hal ini akan sulit dilakukan karena alat-alat tersebut sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengguna disarankan untuk mencermati permintaan izin aplikasi dan memastikan bahwa Anda mengubah pengaturan privasi perangkat untuk mencegah akses ke iklan atau lokasi jika memungkinkan. Jangan mengandalkan pengaturan default. Tonton video ini “Video: Aplikasi dan Game Android Terbaik 2024 Versi Google” (vmp/vmp)