Batavia –

Read More : AS Dihantui Wabah Campak, Vaksinasi Rendah Jadi Biang Keroknya

Orang yang mempunyai nilai IQ tinggi pasti mempunyai kecerdasan di atas rata-rata. Namun tahukah Anda kalau orang yang ber-IQ tinggi juga punya sikap yang unik, bahkan terkadang dianggap aneh?

Mereka yang berbakat atau bertalenta seringkali menunjukkan banyak hal yang tidak biasa. Hal ini juga telah dibuktikan dalam beberapa penelitian.

Bukan tanpa alasan mereka kerap dikaitkan dengan kepribadian tertentu. Lalu sikap seperti apa? Berikut penjelasannya seperti terdapat pada The Healthy.1. Hidup atau tidak digarap

Percaya atau tidak, orang dengan IQ tinggi cenderung memiliki sikap seperti ini. Sebuah eksperimen yang dilakukan oleh University of Minnesota menemukan bahwa orang-orang yang menulis berita cenderung berpikir lebih kreatif. Kreativitas merupakan salah satu ciri yang sering dimiliki oleh orang-orang cerdas.

“Tempat tinggal yang tidak tertata sepertinya menginspirasi mereka untuk mendobrak tradisi sehingga melahirkan ide-ide baru. Sebaliknya, lingkungan yang lebih bersih mendorong masyarakat menjadi lebih konvensional dan efisien,” ujar peneliti yang memimpin penelitian, Kathleen Vohs, PhD.2. Dia ingin sendirian

Orang dengan IQ tinggi juga cenderung kesepian. Peneliti Brookings Institution, Carol Graham, mengatakan orang cerdas jarang bersosialisasi dan lebih suka menghabiskan waktu untuk hal lain yang dianggap lebih penting.

“Mereka yang memiliki kecerdasan lebih tinggi dan bisa memanfaatkannya, cenderung tidak banyak menghabiskan waktu bersosialisasi karena fokus pada hal-hal jangka panjang,” ujarnya.3. Dia sering datang terlambat

Sebuah studi di London School of Economics and Political Science menemukan bahwa orang yang tidur larut malam cenderung memiliki IQ lebih tinggi dibandingkan orang yang tidur lebih awal.

“Mereka yang begadang cenderung introvert dan suka tidur larut malam karena tidak ada gangguan di malam hari, sehingga bisa berpikir lebih baik dan menyelesaikan masalah,” kata peneliti ID Talent Program di Duke University, Dr. Jonathan Wai. . , PhD.4. Dia ingin melamun

Sebelumnya, para peneliti menilai melamun merupakan aktivitas yang bisa berdampak negatif pada otak. Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan ini dapat membantu kinerja otak.

Sebuah penelitian di University of California menemukan bahwa melamun dapat memberikan “masa inkubasi” pada otak saat sedang aktif. Artinya ketika seseorang sedang melamun, otaknya beristirahat dari kerja aktif; Para peneliti yakin hal ini dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kreatif.

“Beberapa kisah penemuan ilmiah menyebutkan pentingnya menjauh dari masalah, menerima perubahan perspektif, dan bagaimana Anda dapat membantu pikiran Anda melihat suatu masalah secara berbeda dan berpotensi meningkatkan kreativitas,” kata Dr. Tunggu.5. Anda sering berbicara pada diri sendiri

Pernahkah Anda melihat seseorang yang suka berbicara? Skor IQ seseorang bisa jadi tinggi.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Wisconsin dan University of Pennsylvania menemukan bahwa seseorang akan lebih mudah mengingat dan menemukan suatu benda ketika menyebutkan nama benda tersebut dengan jelas.

“Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tapi saya berpendapat bahwa bahasa meningkatkan persepsi, meningkatkan pemikiran. Jika Anda mendengar nama-nama benda yang familiar, Anda mengaktifkan elemen visual di otak untuk mencari bantuan,” kata penulis studi Gary Lupyan; PhD. Tonton video “IQ Air: Kualitas udara Batavia di Jumat pagi kurang sehat” (ath/suc)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *