Miami –
Read More : Babak I Selesai, MU Vs Nottingham Forest 1-1
Kapal pesiar asal Norwegia ini menawarkan penumpangnya pelayaran snorkeling atau menyelam selama 11 hari.
Norwegia Cruise Line, perusahaan pelayaran asal Norwegia yang bekerja sama dengan Bare Needs, akan menghadirkan pengalaman unik kepada wisatawan dalam pelayaran bertajuk “11-Day Adventure Back to Bare-adise”.
Menurut Time Out, kapal pesiar khusus dewasa ini akan berangkat dari Miami pada 3 Februari 2025 dan mengunjungi berbagai tujuan termasuk Bahama, Saint Lucia, dan Puerto Riko, sebelum kembali pada 14 Februari 2025.
Kapal pesiar Norwegia Pearl yang digunakan pada pelayaran ini akan memberikan berbagai fasilitas untuk menjaga penumpang tetap terhibur dan nyaman.
Kapal pesiar ini dilengkapi dengan kabin yang nyaman, restoran indah, dan hiburan kelas atas. Terdapat juga 14 restoran dan bar, area prasmanan besar, kasino, spa, dan banyak pilihan hiburan malam.
Namun, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi wisatawan. Meskipun ketelanjangan adalah inti dari pengalaman tersebut, pakaian tersebut dianggap pantas untuk dikenakan pada saat pesta perkenalan Kapten, di ruang makan pertama, terutama ruang makan, dan saat kapal sedang berlabuh di pelabuhan.
Selain itu, meskipun penumpang telanjang, handuk harus selalu digunakan sebelum duduk di kabin, dek tepi danau, dan prasmanan.
Penumpang juga dilarang telanjang di depan kapal lain di pelabuhan dan harus menahan diri dari tindakan tidak pantas atau menyentuh bagian penting secara tidak pantas.
Materi telanjang menekankan pentingnya menjaga suasana nyaman dan penuh hormat. Perusahaan melarang mengenakan seragam, “pakaian pribadi” atau mengambil foto atau video penumpang lain tanpa persetujuan mereka.
Sebagai kapal mandiri, mampu menampung 2.300 orang. Harga yang ditawarkan mulai dari USD 2.000 atau sekitar Rp 32 jutaan untuk cottage untuk dua orang dan mencapai USD 33.155 atau sekitar Rp 534 jutaan untuk villa untuk tiga orang.
——
Artikel ini dimuat di CNN Indonesia.
Tonton video “Kecelakaan perahu dan perahu di Hongaria, 2 orang tewas, 5 hilang” (wsw/wsw)