Jakarta –
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merombak Kabinet Maju Indonesia hari ini. Rosan Roeslani, mantan Ketua Kadin Indonesia, diyakini akan kembali masuk kabinet.
Rosan akan menggantikan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Penanaman Modal/Kepala BKPM. Bahlil diangkat menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral oleh Jokowi. Kabar Rosan bakal jadi Menteri Investasi sedang hangat di Agustus ini.
Pengangkatan Menteri Penanaman Modal/Kepala BKPM yang baru disetujui langsung oleh Koordinator Staf Presiden Ari Dwipayana. Ari mengatakan, Jokowi dijadwalkan melantik beberapa Menteri, Wakil Menteri, dan beberapa Kepala Badan di Istana Negara pada pukul 09.30 pagi WIB.
Menteri dan pimpinan lembaga yang akan diangkat oleh Presiden adalah: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Investasi, Tambahan Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Kepala Badan Gizi Nasional. Departemen Komunikasi Presiden dan Kepala Departemen Pengawasan Obat dan Makanan,” jelas Ari kepada wartawan, Senin (19/8/2024).
Ari mengatakan, penunjukan menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga diperlukan agar proses transisi pemerintahan dapat berjalan dengan baik, lancar, dan efektif.
Namun Ari enggan membeberkan nama pejabat yang akan dilantik. Tunggu jam 09.30 WIB, ujarnya.
Rosan sendiri sebelum masuk kabinet untuk mengisi posisi Wakil Menteri BUMN. Namun, ia mengundurkan diri setelah baru setengah tahun menjabat. Alasan pengunduran dirinya karena sibuk memangku jabatan Ketua Tim Kampanye Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024.
Saat sebelumnya dimintai komentar mengenai kabar pergantian Bahlil, Rosan mengaku belum mendengar kabar tersebut. Rosan bercerita, dirinya baru tiba di Indonesia usai mengikuti Olimpiade Paris 2024, mendampingi atlet angkat besi sebagai Ketua Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABSI).
“Belum (kontak). Saya juga baru pulang dari Olimpiade,” kata Rosan saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2024) lalu.
“Maaf, aku tidak mendengarnya,” katanya. (potongan/gambar)