Liverpool –
Read More : Siap-siap Hadapi Dilema Ini di MU, Amorim
Jamie Carragher meragukan kemampuan Arne Slott menggantikan Jurgen Klopp. Liverpool sepertinya berjudi dengan lubang.
Arne Slott disebut-sebut menjadi kandidat kuat pengganti Jurgen Klopp di Liverpool. Klopp memutuskan hengkang dari The Reds pada akhir musim ini setelah sembilan tahun mengabdi. The Reds mengalihkan pengejaran mereka ke slot tersebut setelah kesulitan mengamankan tanda tangan Xabi Alonso dan Ruben Amorim.
Tugas berat menanti siapa pun yang menerima tawaran Liverpool untuk menggantikan Klopp. Pasalnya, pemain asal Jerman itu berhasil membawa The Reds meraih semua gelar domestik dan Liga Champions.
Legenda Liverpool Jamie Carragher meragukan potensi pengganti Klopp, termasuk slotnya. Keraguan Carragher didasarkan pada fakta bahwa Slott saat ini hanya memiliki piala domestik Belanda bersama Feyenoord.
Berbeda dengan Klopp yang tiba di Liverpool setelah menikmati lima gelar dan membawa Borussia Dortmund ke final Liga Champions. Carragher juga membandingkan slot tersebut dengan Rafael Benitez yang bergabung dengan Liverpool untuk meraih gelar Liga Spanyol dan yang terbaru Valencia di Liga UEFA.
Liverpool sepertinya berjudi dengan lubang. Meski demikian, Carragher menilai Liverpool juga tidak punya banyak pilihan karena terbatasnya stok pelatih top yang bisa datang ke Anfield.
“Dari Feyenoord ke Liverpool adalah apa yang saya katakan sebagai lompatan besar, dan saya pikir itu menunjukkan bahwa ada kekurangan manajer top jika Anda melihat siapa yang pergi ke Liverpool,” kata Carragher kepada Sky Sports.
“Awalnya mungkin Xabi Alonso tetapi ini adalah musim penuh pertamanya sebagai manajer. Ada pembicaraan tentang Amorin dari Sporting Lisbon tetapi dia baru berusia 39 tahun. Sekarang Arne Slott tampaknya menjadi favorit saat ini.”
“Saya tidak berpikir dia seperti Rafa Benitez yang datang atau Jurgen Klopp yang datang. Benitez datang setelah memenangkan dua gelar La Liga dan satu liga UEFA dan Jurgen Klopp datang setelah memenangkan banyak gelar bersama Borussia Dortmund dan Liga Champions. Liga. mencapai final, jelasnya. (bersihkan/jalankan)